PSS Sleman Ajukan Banding atas Penambahan Hukuman Aaron Evans

Rully Fauzi Suara.Com
Senin, 14 Februari 2022 | 03:00 WIB
PSS Sleman Ajukan Banding atas Penambahan Hukuman Aaron Evans
Bek PSS Sleman, Aaron Evans. (Antara / Michael Siahaan)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - PSS Sleman langsung mengajukan upaya banding atas penambahan hukuman larangan bermain dalam empat pertandingan yang diterima bek asing mereka, Aaron Evans karena dianggap berkata kasar kepada wasit.

Manajer PSS, Bambang Mariano mengaku baru saja menerima surat dari Komite Disiplin PSSI bernomor 056/L1 /SK/KD-PSSl/II/2022 mengenai kartu merah yang diterima Aaron pada Sabtu (12/2/2022) lalu.

Dalam surat tersebut, Aaron diberi tambahan hukuman empat pertandingan sejak surat tersebut dikirimkan, yang berarti bek bernomor punggung 2 tersebut akan melewatkan sisa pertandingan di seri keempat kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

"Kami menyayangkan hukuman yang diterima Aaron. Empat pertandingan tentu hukuman yang berat untuknya dan untuk kami di tengah kondisi seperti ini. Banding akan langsung kami ajukan pagi ini," tegas Bambang seperti dimuat Antara.

Abe --sapaan akrab Bambang Mariano-- juga mempertanyakan mengenai isi surat tersebut yang menyebutkan bahwa Komdis memiliki cukup bukti yang menguatkan untuk Aaron dihukum lebih lama.

Bukti itulah, kata dia, yang sampai saat ini dipertanyakan pihak manajemen skuad Super Elang Jawa.

"Kami juga mempertanyakan bukti yang kuat menurut mereka itu apa. Karena dari rekaman yang kami punya dan yang ada di Vidio pun tidak terdengar sama sekali bahwa Aaron mengucapkan kata-kata tersebut," ujarnya.

Sebaliknya, bukti untuk melakukan banding mengenai hukuman Aaron sudah dikumpulkan oleh manajemen Laskar Sembada.

Abe berharap upaya banding yang dilakukan oleh PSS bisa membuat Aaron segera membela tim.

Baca Juga: Frets Butuan dan Victor Igbonefo Tembus 1.000 Menit Tampil Bersama Persib

"Kami cukup mempertanyakan keputusan ini karena sebenarnya jarak wasit utama lebih dekat ke Aaron dibandingkan asisten wasit 1. Seharusnya jika Aaron mengucapkan kata-kata tersebut, yang mendengar lebih dulu adalah wasit utama, bukan asisten wasit 1," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI