Sempat Garang, 3 Alasan PSIS Semarang Kini Loyo

Reky Kalumata Suara.Com
Minggu, 13 Februari 2022 | 04:25 WIB
Sempat Garang, 3 Alasan PSIS Semarang Kini Loyo
Wing back PSIS Semarang, Aqsha Saniskara (kanan) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/12/2021). [Suara.com/Ronald Seger Praboowo]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Performa PSIS Semarang di kancah BRI Liga 1 2021-2022 sebelumnya terlihat garang. Lantas, mengapa kini Laskar Mahesa Jenar justru melempem?

Jika ada satu tim yang mengalami penurunan performa di seri 4 BRI Liga 1 2021-2022 yang berlangsung di Bali, maka tim itu adalah PSIS Semarang.

Bagaimana tidak? PSIS di seri-seri sebelumnya tampil begitu apik di seri pertama hingga seri kedua, Laskar Mahesa Jenar bahkan bisa bersaing di papan atas klasemen BRI Liga 1 2021-2022.

Namun setelah seri ketiga dan jeda kompetisi akibat Piala AFF 2020 itu yang bertepatan dengan digelarnya seri 4 di Bali pada awal Januari 2022, performa PSIS cenderung menukik tajam.

Teranyar, Laskar Mahesa Jenar harus tumbang di tangan tim papan bawah, Barito Putera di pekan ke-24 BRI Liga 1 2021-2022, Kamis (10/02/22).

Kekalahan ini membuat PSIS pun tertahan di peringkat ke-8, dengan catatan 8 kemenangan, 9 hasil imbang dan 7 kekalahan.

Sempat bersaing di papan atas dan bahkan pemuncak klasemen, apa alasan yang membuat performa PSIS Semarang kini malah menukik tajam?

1. Badai Covid-19

Tak bisa dipungkiri badai Covid-19 membuat kekuatan PSIS berkurang. Beberapa pilar bahkan harus absen di laga-laga penting usai dinyatakan positif.

Baca Juga: 3 Faktor yang Bikin Arema FC Tangguh di Liga 1

Saat melawan Barito Putera beberapa hari yang lalu, belasan pemain PSIS harus absen akibat dinyatakan positif, tepatnya 13 pemain dan 3 ofisial tim.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI