2. Kuat Tanpa Pemain Asing
Arema mampu menunjukkan bahwa kedalaman tim yang mereka miliki cukup mumpuni. Hal ini dibuktikan pada laga terakhir menghadapi PSIS Semarang.
Pada laga pekan ke-20 ini, Arema FC tidak bisa diperkuat oleh semua pemain asingnya yaitu kiper Adilson Maringa, bek Sergio Silva, gelandang Renshi Yamaguchi, dan striker Carlos Fortes hingga pemain naturalisasi Fabiano Beltrame.
Manajemen Arema menyampaikan kondisi ini diambil karena berhubungan dengan kebijakan mandiri Arema FC terhadap pemain bergejala.
Meski tampil tanpa semua pemain asingnya, Arema mampu membuktikan kualitas mereka dengan menahan imbang PSIS. Bahkan, Arema terbilang mampu memberi perlawanan sengit.
3. Keuangan yang Sehat
Arema FC memulai Liga 1 2021/22 dengan langkah ciamik dengan menunjuk Gilang Widya Pramana untuk menjadi presiden klub hingga 3 tahun ke depan.
Penunjukkan Gilang sebagai Presiden klub tak lepas dari statusnya yang kini menjadi ikon kota Malang berkat kisah hidupnya dan gurita bisnis yang ia miliki sehingga menjadi ‘Crazy Rich’ di kota apel tersebut.
Finansial Arema pun menjadi lebih sehat dengan hadirnya Gilang. Kondisi jelang akan sangat membantu tim untuk berprestasi.
Baca Juga: Pelatih Persib Bandung: Borneo FC Bagus, Tapi Mereka Juga Punya Kelemahan
Kontributor: Aditia Rizki