Hina Pemain Timnas Indonesia, Oknum Suporter Singapura Menyesal

Senin, 27 Desember 2021 | 14:15 WIB
Hina Pemain Timnas Indonesia, Oknum Suporter Singapura Menyesal
Suporter Singapura hina pemain Indonesia. (tangkapan layar Instagram)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Marckho Sandy Meraudje sempat bersitegang dengan sejumlah suporter Timnas Singapura saat leg kedua semifinal Piala AFF 2020, Sabtu (25/12/2021).

Oknum suporter Singapura diduga rasis kepada Marckho Sandy hingga terlibat ketegangan di tribune penonton di tengah laga.

Marckho Sandy yang tidak masuk dalam daftar pemain timnas Indonesia di pertandingan itu menyaksikan laga di bench penonton VIP Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (25/12/2021).

Namun terjadi ketegangan antara Marckho Sandy dan pemain timnas Indonesia dengan sejumlah suporter Singapura yang kemudian viral di media sosial.

Suporter Singapura tampak mengejek Marckho Sandy dan terus menerus melakukan provokasi. Sejumlah pemain timnas Indonesia berusaha menenangkan pemain Borneo FC tersebut.

Sementara itu, ada pula sejumlah pemain timnas Indonesia, termasuk Yabes Roni yang ikut terpancing amarahnya karena provokasi yang dilakukan oleh suporter Singapura.

Beberapa pihak keamanan juga berupaya melerai kedua pihak. Namun, dari potongan video yang viral, tak ada tindakan yang tegas untuk melerai keributan ini.

Setelah ditelusuri, diduga terjadi tindakan rasialis yang dilakukan oleh suporter tuan rumah. Salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @nickmikhailrazak.

Suporter Singapura yang diduga rasis ke pemain timnas Indonesia. (Instagram/nickmikhailrazak)
Suporter Singapura yang diduga rasis ke pemain timnas Indonesia. (Instagram/nickmikhailrazak)

Di akun Instagramnya, suporter tersebut membagikan postingan yang mengejek pemain tim Garuda dengan kata-kata rasis. Kendati begitu, saat ini unggahannya sudah dihapus.

Baca Juga: Sebelum Jadi Bintang, Pratama Arhan Pernah Pakai Sepatu Bola Seharga Rp25 Ribu

Lantas dia kemudian membuat surat terbuka dan melakukan permintaan maaf atas perbuatannya tersebut. Walau sudah melakukan permintaan maaf, sejumlah netizen Indonesia terlihat menyerang akunnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI