Suara.com - Juergen Klopp "ngamuk" saat ditanya apakah bakal menurunkan pemain pelapis saat menghadapi FC Porto dalam matchday kelima Grup B Liga Champions menyusul status timnya yang sudah dipastikan lolos ke 16 besar.
Pertanyaan yang diajukan wartawan itu menyusul insiden cedera Diogo Jota pada matchday terakhir babak penyisihan grup Liga Champions musim lalu.
Saat itu, Jurgen Klopp tetap menurunkan banyak pilar penting melawan FC Midjylland meski Liverpool sudah memastikan lolos ke 16 besar.
Pada pertandingan itu, Jota mengalami cedera hingga harus melewatkan nyaris tiga bulan lamanya di ruang perawatan, padahal penyerang asal Portugal itu tengah berada dalam tren performa yang apik.
Kali ini, Liverpool juga sudah memastikan lolos ke babak 16 besar setelah menyapu bersih kemenangan pada empat laga pertama Grup B dan akan menjalani pertandingan tanpa pertaruhan lagi saat menjamu Porto di Anfield, Kamis dini hari WIB.
Situasi itu memancing pertanyaan dari wartawan dalam jumpa pers pralaga yang mencari keterangan apakah insiden Jota musim lalu akan menjadi bahan pertimbangannya dalam keputusan susunan pemain kontra Porto.
"Sungguh gampang duduk-duduk di sana, lalu bilang 'Simpan dia, simpan dia.'," kata Klopp dalam laman resmi Liverpool.
"Bila kami menyimpan semua pemain yang dianggap penting dan menurunkan susunan yang tidak sekelas Liga Champions, yang sejujurnya kami tidak memiliki jumlah cukup, maka kami akan tidak menciptakan risiko seseorang cedera."
"Dalam jawaban pertanyaan pertama, saya sudah menegaskan betapa kami menghormati integritas kompetisi ini. Kami harus menurunkan susunan pemain yang setidaknya memberi kesempatan meraih kemenangan."
Baca Juga: Sergio Ramos Masuk Skuat PSG untuk Hadapi Man City di Liga Champions
"Situasi Diogo memang sangat tidak beruntung dan saya benci mengambil keputusan itu. Tapi kalau ditanya apakah saya akan melakukannya lagi? Saya akan bilang iya, karena itu dibutuhkan untuk keseimbangan."