Suara.com - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel membantah rumor yang menyebut timnya ingin menjual Hakim Ziyech pada bursa transfer musim dingin, Januari 2022 mendatang.
Hakim Ziyech dirumorkan bakal dilego Chelsea pada Januari menyusul ketertarikan raksasa Liga Spanyol, Barcelona. Namun, Tuchel menyebut isu tersebut hanya dibuat-buat media.
Ziyech hingga saat ini masih belum bisa mengamankan posisinya sebagai pemain reguler di Chelsea, meski tampil 39 kali musim lalu.
Gelandang asal Maroko itu hanya tampil 10 kali musim ini, yang menimbulkan rumor bahwa dia akan dipinjamkan ke Barcelona dan Borussia Dortmund pada bursa transfer Januari.
“Saya katakan berkali-kali dia brilian pada pra-musim. Dia mengalami cedera yang merupakan sebuah kemunduran besar," kata Tuchel yang dikutip Metro pada Sabtu.
"Dia bermain setelah cedera bahu dengan rasa sakit dan dengan perlindungan besar yang membuatnya tidak benar-benar bebas."
“Saat ini di Cobham tidak ada pemikiran tentang masa depannya. Tidak ada pemikiran tentang kemungkinan transfer, kesepakatan pertukaran atau apa pun di musim dingin," tambah pelatih asal Jerman tersebut.
"Saya tidak berbicara dengan siapa pun tentang itu di Cobham, jadi itu dibuat dari media."
“Hakim tidak berada di kantor saya untuk mengekspresikan keinginan seperti ini, jadi sekarang, dia adalah anggota penuh dari skuad ini."
Baca Juga: Newcastle United Bidik Trio Liga Italia di Bursa Transfer Januari 2022
Mantan pelatih Dortumund dan PSG tersebut juga menekankan pentingnya Ziyech bagi skuadnya, meski masih belum mendapatkan waktu bermain lebih banyak musim ini.