Suara.com - Spanyol dikenal sebagai salah satu negara dengan sepak bola yang maju dan punya kualitas bagus. Banyak pesepak bola hebat yang lahir dari negara di selatan Prancis tersebut.
Secara teritorial, Spanyol berada di di daratan Eropa. Namun, ada keunikan tersendiri yang hanya dimiliki oleh Spanyol.
Spanyol memiliki klub sepak bola yang berlokasi di dataran benua Afrika. Pada kenyataanya, wilayah selatan Spanyol memang cukup dekat dengan wilayah Afrika Utara.
Kedua wilayah ini dipisahkan oleh Selat Gibraltar yang sekaligus memisahkan Samudra Atlantik dengan Laut Tengah.
Klub asal Spanyol pertama yang ada di Benua Hitam adalah AD Ceuta. Klub ini berada di daerah Ceuta yang berjarak kurang lebih 702 km ke Ibu Kota Madrid jika menggunakan kendaraan darat dan kapal.
Klub ini didirikan pada 1956 atas hasil merger antara Sociedad Deportiva Ceuta dan Atletico Tetuan. Klub ini lalu berganti nama menjadi Club Atlético de Ceuta.
Pada 2012, setelah promosi ke Divisi Keempat Spanyol (Segunda Division RFEF), Atletico Ceuta kembali merge dengan AD Ceuta. Disepakati nama klub tak berubah dan tetap AD Ceuta.
AD Ceuta bermarkas di Estadio Alfonso Murube yang memiliki kapasitas hingga 6.500 penonton. Stadion ini pernah digunakan Spanyol U-21 pada 2002 saat menghadapi Yugoslavia U-21.
Saat itu, Spanyol U-21 dihuni oleh para pemain yang di kemudian hari jadi bintang dunia macam José Antonio Reyes, Fernando Torres, Pepe Reina, Asier Del Horno, Javier Portillo, Mikel Arteta, hingga Xabi Alonso.
Baca Juga: Prediksi Benfica vs Barcelona, Laga Grup E Liga Champions