Samir Nasri Resmi Gantung Sepatu di Usia 34 Tahun

Rully Fauzi Suara.Com
Senin, 27 September 2021 | 14:16 WIB
Samir Nasri Resmi Gantung Sepatu di Usia 34 Tahun
Mantan pemain Arsenal dan Manchester City, Samir Nasri. [GLYN KIRK / AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Mantan gelandang serang Arsenal dan Manchester City, Samir Nasri resmi mengumumkan pensiun sebagai pesepakbola profesional pada usia 34 tahun, Senin (27/9/2021).

Nasri memang tidak memiliki klub lagi semenjak meninggalkan Anderlecht pada 2020, dengan dia hanya tampil delapan kali untuk tim raksasa Belgia tersebut sebelum cedera mengakhiri musimnya lebih cepat.

Sejak itu, mantan pemain Timnas Prancis tersebut bekerja sebagai seorang pandit di saluran televisi Canal+, dan kini mengatakan kariernya sebagai pemain telah berakhir.

Nasri mengatakan bahwa hukuman skorsing 18 bulan yang dijatuhkan kepadanya pada 2018, karena menjalani perawatan intravena di sebuah klinik Los Angeles, memainkan peran kunci dalam keputusannya untuk pensiun.

"Sebuah momen sangat menyakiti saya dan mengubah hubungan saya dengan sepakbola: skorsing yang saya terima," ungkap Nasri kepada Le Journal du Dimanche, seperti dilansir GFFN.

"Saya menemukan bahwa (skorsing) itu tidak adil, saya tidak menggunakan produk doping. Itu hanya suntikan vitamin karena saya sakit. Itu memutus jalan saya," sambungnya.

Setelah skorsingnya selesai, Nasri sempat bergabung dengan West Ham dengan kontrak jangka pendek, tetapi hanya bermain enam kali sebelum kontraknya habis dan dia kemudian merapat ke Anderlecht.

"Saya kembali ke West Ham dengan pelatih yang saya kenal (Manuel Pellegrini). Itu sempurna, tetapi saya cedera tiga kali berturut-turut," papar Nasri.

"Di sana, Vincent Kompany memanggil saya untuk datang ke Anderlecht. Ada sisi emosionalnya, tetapi juga gagasan menjadi pemain dan juga sedikit staf (pelatih)."

Baca Juga: Tottenham Dipermalukan di Derby London Utara, Nuno Santo: Sungguh Hari yang Berat

"Saya ingin menjadi pelatih, saya mengatakan pada diri sendiri bahwa saya akan belajar dengannya. Namun, itu tidak berjalan sesuai rencana. Kemudian kompetisi dihentikan karena pandemi COVID-19."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI