Suara.com - Pelatih Borneo FC, Mario Gomez coba bersikap legawa setelah timnya dikalahkan Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 2021/2022, Jumat (10/9/2021).
Pada pertandingan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor itu, Borneo FC kalah tipis dengan skor 0-1, setelah gawang mereka dibobol Ady Eko Jayanto.
"Kami membuat satu kesalahan dan gol tercipta. Saya menerima ini sebagai bagian dari sepak bola," ujar Gomez dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan yang diikuti di Jakarta.
Menurut juru taktik asal Argentina itu, Borneo FC sejatinya tampil baik dalam laga tersebut terutama pada babak pertama.
Namun, pada paruh kedua, ada masa pemain skuad "Pesut Etam", yang sebenarnya menguasai laga, tidak konsentrasi dan momen tersebut dapat dimanfaatkan Persik untuk menciptakan gol.
![Liga 1 Borneo FC vs Persik Kediri. [instagram/@borneofc.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/10/34855-liga-1-borneo-fc-vs-persik-kediri-instagramatborneofcid.jpg)
"Kami sudah mencoba untuk mengejar ketinggalan. Saat ini kami harus terus berlatih dan berkembang. Kami akan memperbaiki semua kekurangan," tutur Gomez.
Sementara pemain sayap Borneo FC Muhammad Sihran Amrullah menyebut bahwa dia dan para pemain kecewa dengan hasil dari laga versus Persik.
Namun, Sihran menegaskan bahwa mereka tidak ingin lama-lama larut dalam penyesalan.
"Semoga bisa lebih baik lagi," kata pesepak bola berusia 22 tahun itu.
Baca Juga: Sudah Vaksinasi Dosis Kedua, Diego Michiels Tak Sabar Segera Perkuat Arema FC
Gol tunggal gelandang Ady Eko Jayanto berhasil membawa Persik Kediri Borneo FC dengan skor 1-0 dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2021-2022.