Hal tersebut membuatnya putus asa dan memberitahu ibunya bahwa ia ingin keluar dari sepakbola. Beruntung sang ibu berhasil meyakinkan Jorginho untuk tetap lanjut.
8. Menuai Hasil dari Perjuangannya
Pengalaman getir Jorginho akhirnya membuahkan hasil setelah pemain utama Hellas Verona cedera. Karena tak ada opsi lain, ia pun dimainkan.
Pengalamannya saat dipinjamkan ke Sambonifacese pun diterapkannya sehingga ia mampu mencuri hati sang pelatih dan berhasil mendapat tempat reguler serta menggusur pemain utama tersebut.
9. Hampir Bermain di Manchester City dan Sempat Dibenci Fans Chelsea
Jorginho sendiri sebelumnya hampir bergabung Manchester City pada 2018 silam. Apalagi, The Citizens dan Napoli telah mencapai kesepakatan soal harga.
Namun, hadirnya Maurizio Sarri ke Chelsea membuatnya lebih memilih bergabung The Blues di mana ia menjadi tumpuan dari gaya bermain ‘Sarri-Ball’ yang lekat dengan pelatih asal Italia tersebut.
Sayangnya, di awal kepindahannya ke Chelsea, Sarri dan Jorginho dibenci oleh fans The Blues yang menganggap taktik dan permainannya tak berguna.
Bahkan, kebencian kepada Jorginho masih berlanjut hingga era Frank Lampard yang hendak menjualnya ke Arsenal di musim panas 2020.
Baca Juga: Bayern Munich Resmi Datangkan Kapten RB Leipzig Marcel Sabitzer
Beruntung kepindahan itu tak terlaksana dan Jorginho berhasil merebut hati fans Chelsea setelah menjadi tumpuan Thomas Tuchel sejak mengambil alih kursi kepelatihan di awal tahun 2021.