Suara.com - Pembelian termahal Manchester City dan Liga Inggris, Jack Grealish telah menjalani debut kompetitif bersama klub barunya di laga Community Shield 2021 kontra Leicester City pada Minggu (8/8/2021) dini hari WIB.
Sayang, debut eks playmaker Aston Villa itu tak begitu memorable lantaran Manchester City takluk 0-1 dari Leicester dan gagal mengangkat trofi di pembukaan musim 2021/2022 ini.
Grealish yang turun sebagai pemain pengganti di babak kedua, tepatnya pada menit ke-65, relatif gagal menginspirasi permainan City. Saat ia masuk, skor Leicester City vs Manchester City masih sama kuat 0-0.
Masuknya Grealish diharapkan dapat memberikan angin perubahan bagi City. Akan tetapi, sang juara bertahan Liga Inggris itu nyatanya masih terus buntu hingga penghujung laga.
Malahan City justru kebobolan oleh Leicester, sang kampiun Piala FA, pada menit ke-89. Penyerang Leicester yang ironisnya adalah mantan pemain City, Kelechi Iheanacho memecah kebuntuan lewat titik putih.
Dengan waktu yang sangat sempit untuk menyamakan kedudukan, City pada akhirnya menyerah dengan skor 0-1 dan harus merelakan gelar Community Shield jatuh ke tangan Leicester.
Kegagalan City ini lantas dihubung-hubungkan dengan Grealish yang dianggap tak memberikan kontribusi banyak buat tim barunya.
Padahal tak tanggung-tanggung, City harus mengeluarkan dana tak kurang dari 100 juta pounds untuk mengakuisisi Grealish dari Aston Villa di bursa transfer musim panas ini, yang sekaligus membuat gelandang serang berusia 25 tahun tersebut menjadi pembelian termahal di sepakbola Inggris.
Melihat pemain barunya dikritik usai menjalani laga debutnya, pelatih Manchester City, Pep Guardiola pun pasang badan memberikan pembelaan.
Baca Juga: Air Mata Messi Tumpah Tinggalkan Barcelona, Antonela Roccuzzo: Ini memang Berat
Guardiola justru memuji Grealish. Sang juru taktik mengaku puas dengan permainan yang disuguhkan bintang Timnas Inggris tersebut.