Rumput Wembley Rusak, Timnas Italia Tunda Penerbangan ke London

Arief Apriadi Suara.Com
Jum'at, 25 Juni 2021 | 13:35 WIB
Rumput Wembley Rusak, Timnas Italia Tunda Penerbangan ke London
Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini (kanan) memimpin sesi latihan tim jelang laga Grup A Euro 2020 kontra Swiss. [ANDREAS SOLARO / AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Timnas Italia menunda penerbangan ke London, Inggris menyusul kondisi rumput Stadion Wembley yang rusak pasca digunakan tiga matchday Grup D Euro 2020.

Gli Azzurri --julukan Timnas Italia-- seharusnya terbang ke London pada Jumat (25/6/2021) pagi waktu setempat agar bisa menjalani sesi latihan di Wembley.

Kondisi lapangan yang tengah mendapat perawatan membuat asosiasi sepakbola Italia (FIGC) menunda penerbangan hingga Jumat (25/6/2021) malam.

Sesi latihan terakhir jelang menghadapi Austria di babak 16 besar Euro 2020 itu pun diputuskan berlangsung di Italia, sebagaimana dilansir Football-Italia.

Pasukan Roberto Mancini akan menginap di Marriott Hotel Maida Vale, cukup dekat dengan Wembley, dan kemudian terbang kembali ke Roma langsung setelah pertandingan.

Hal itu membuat keberadaan Timnas Italia di London cukup singkat, hanya sekitar 30 jam sebagaimana merespons meningkatnya kasus Covid-19 varian Delta di Inggris.

Wembley Stadium [Shutterstock]
Wembley Stadium [Shutterstock]

Di sisi lain, Austria memilih berlatih di perbatasan antara Austria dan Italia, di Seefeld, tetapi mereka juga tampaknya menunda penerbangan mereka ke London beberapa jam.

Mereka seharusnya berangkat dari Innsbruck pada pukul 10.00 waktu Inggris, tetapi malah memindahkannya ke pukul 14.00.

Pelatih Austria, Franco Foda sebelumnya mengutarakan ketidak setujuan terkait keputusan panitia menyelenggarakan duel Italia vs Austria di Wembley.

Baca Juga: Italia vs Austria: Si Bengal Arnautovic Tak Takut Keganasan Gli Azzurri

Menurut Foda, hal itu tak masuk akal lantaran fans dari kedua negara akan kesulitan menyaksikan pertandingan di stadion, menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di Inggris.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI