Suara.com - Juventus boleh dibilang tampil tak ubahnya tim medioker belakangan ini. Lima pertandingan terakhir lintas ajang, Bianconeri hanya meraih satu kemenangan, itu pun atas tim peringkat buncit klasemen sementara Liga Italia 2020/2021, Crotone.
Teranyar, Juventus ditahan imbang 1-1 saat melawat ke markas tim papan tengah Hellas Verona, pada laga pekan ke-24 yang dihelat Minggu (28/2/2021).
Juventus memang naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Italia, namun juara kompetisi dalam sembilan musim terakhir itu kini berjarak 10 poin dari Inter Milan yang mantap bertengger di puncak, meski Bianconeri --julukan Juventus-- memang masih menyimpan satu laga tunda.
Musim perdana dilatih sang mantan gelandang andalan, Andrea Pirlo, Juventus memang tampil inkonsisten di sepanjang kampanye 2020/2021 ini.
![Ekspresi pelatih Juventus, Andrea Pirlo pada laga Liga Italia 2020/2021 kontra Hellas Verona di Stadio Marcantonio Bentegodi, Verona, Minggu (28/2/2021). [Isabella BONOTTO / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/03/01/81046-andrea-pirlo-juventus.jpg)
Kekalahan 1-2 dari FC Porto pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, dua pekan lalu, jadi salah satu bukti inkonsistensi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.
Well, hanya mengandalkan magis seorang Cristiano Ronaldo terbukti tak cukup bagi Juventus.
Penyerang berusia 36 tahun tersebut telah mengemas 19 gol di Liga Italia musim ini, termasuk satu golnya ke gawang Verona akhir pekan lalu, namun kontribusi minim dari pemain Juventus lainnya tentu jadi concern tersendiri buat Andrea Pirlo.
Apa pun itu, badai cedera yang menerpa skuat Bianconeri praktis sedikit banyak turut berpengaruh pada buruknya performa tim, khususnya belakangan ini.
Well, Juventus setidaknya memiliki enam pemain yang sedang masuk ruang perawatan saat ini. Sebut saja Paulo Dybala, second striker yang merupakan Pemain Terbaik Serie A musim lalu.
Baca Juga: Romelu Lukaku: Scudetto Lebih Penting daripada Capocannoniere
Dybala mengalami cedera lutut saat bertanding melawan Sassuolo, Januari lalu. Ia seharusnya akan pulih dalam waktu 15-20 hari, namun hingga saat ini, penyerang internasional Argentina itu tak kunjung prima.