Suara.com - Manchester City meraih kemenangan krusial 2-0 atas sang tamu, Aston Villa dalam laga tunda pekan pertama Liga Inggris 2020/2021 yang dihelat Kamis (21/1/2021) dini hari WIB di Etihad Stadium, Manchester.
Meski demikian, kemenangan ini sama sekali tak mudah untuk diraih, dengan Manchester City baru bisa membuka skor pada menit ke-79 via Bernardo Silva, sebelum gol telat Ilkay Gundogan (90') via titik putih memastikan raihan tripoin bagi The Citizens.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola pun mengakui hal ini. Menurutnya, anak-anak Aston Villa asuhan pelatih Dean Smith memang memberikan perlawanan yang alot dan benar-benar membuat tim tuan rumah kesulitan.
Seperti biasa, Manchester City mendominasi pertandingan, terlebih mereka bermain di kandang. Raheem Sterling dan kawan-kawan menguasai ball possession hingga 69 persen.
Akan tetapi, Aston Villa di sisi lain memang membuat armada Guardiola ketar-ketir dengan serangan-serangan balik mereka.
Dimotori pemain-pemain kreatif macam Jack Grealish, Ross Barkley, Douglas Luiz, hingga John McGinn, Aston Villa membuat prahara yang membuat Guardiola cukup deg-degan.
Pelatih berkepala plontos asal Spanyol itu pun memuji kualitas lawan mereka kali ini.
"Saya sempat mendapatkan kesan kami mengontrol laga. Namun empat pemain top mereka, ada Jack Grealish, Ross Barkley dan lainnya, saya akui mereka memberikan perlawanan yang menyulitkan kami kali ini. Benar-benar menyulitkan," ucap Guardiola kepada BT Sport Football.
"Wow, Anda dapat merasakan bahaya yang mereka ciptakan. Ada tanda bahaya di setiap aksi mereka," tutur eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.
Baca Juga: Punya Predator Sejati dalam Diri Cavani, Juara Bukan Sekadar Mimpi buat MU
"Ada periode 5-7 menit di mana Aston Villa punya dua atau tiga peluang. Ketika mereka bisa menusuk dengan pemain-pemain seperti Jack Grealish, Ross Barkley, (Ollie) Watkins, ada potensi bahaya. Tapi pertahanan kami kembali memuaskan, kami berhasil menetralisir umpan-umpan mereka," tukasnya.