Suara.com - Penyerang Inter Milan, Alexis Sanchez kembali mengalami cedera bersama Timnas Chile. Bak lagu lama, eks pemain Barcelona, Arsenal dan Manchester United itu memang sudah sering cedera saat menjalani tugas negara dan akhirnya klub yang harus menanggung getahnya.
Attacker berusia 31 tahun itu mengalami cedera saat berlatih bersama skuat La Roja --julukan Timnas Chile-- jelang dua laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Latin kontra Peru (14 November 2020) dan Venezuela (18 November).
Dilaporkan jika Sanchez harus meninggalkan kamp latihan Chile lebih cepat karena masalah otot.
Terkait hal ini, kubu Inter pun dibuat pusing tujuh keliling mengingat sebelum jeda internasional November ini, tim asuhan Antonio Conte itu sudah dihadapkan dengan permasalahan cedera yang menerpa barisan penyerangnya.
Kubu Inter pun telah mengeluarkan pernyataan secara gamblang jika Sanchez mengalami cedera saat bertugas untuk Chile.
Pihak Nerazzuri pun menyebut para pemain seharusnya tidak melakukan perjalanan di tengah-tengah pandemi COVID-19 ini, terlebih untuk masalah Sanchez tentunya sang pemain harus melakoni perjalanan jauh ke Chile.
Mengetahui hal tersebut, pelatih kepala Timnas Chile, Reinaldo Rueda pun memberikan responsnya.
Sang juru taktik rupanya cukup geram, lantas melontarkan kekesalannya terhadap klaim ataupun tudingan-tudingan miring kubu Inter.
"Alexis faktanya sudah lama berjibaku dengan masalah (otot) ini, dan Rabu kemarin dia memang harus meninggalkan sesi latihan sebagai sikap kehati-hatian," tutur Rueda seperti dimuat football-italia.
Baca Juga: Moncer sebagai Bek Bersama Skotlandia, McTominay Permanen Ganti Posisi?
![Pelatih Timnas Chile, Reinaldo Rueda, memberi instruksi dari touchline pada laga matchday 3 Grup C Copa America 2019 di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Selasa (25/6/2019) pagi WIB. [Carl DE SOUZA / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/06/25/61995-reinaldo-rueda.jpg)
"Hasil tes memang menyatakan tidak ada masalah yang serius, namun kami harus memantau situasi dan tidak ingin mengambil risiko," sambung pelatih kawakan asal Kolombia yang telah menukangi Chile sejak 2018 itu.