"Namun ketika pulang, ke kondisi yang kami kenali setidaknya selama empat tahun terakhir, semuanya baik-baik saja," tutur pelatih asal Jerman berusia 52 tahun itu.
Sementara itu, kiper andalan Liverpool, Alisson Becker sesumbar jika timnya kini sedang on fire.
Liverpool ingin terus melanjutkan tren sensasional mereka di liga, di mana mereka telah merengkuh 16 kemenangan dan hanya sekali seri dari 17 laga yang telah dilakoni.
"Sebuah momen besar dan menentukan datang untuk kami di Liga Inggris, tapi kami sedang on fire. Jika ingin memenangi gelar ini, Anda perlu mencoba untuk memenangi setiap pertandingan. Saya pikir melawan Leicester menjadi salah satunya," kata Alisson.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Boxing Day Liga Inggris 2019/2020
"Tapi kami juga tetap harus waspada, Leicester memiliki sebuah tim yang hebat. Mereka dalam momentum yang bagus, dan kami harus memberikan yang terbaik untuk mengalahkan mereka," tukas kiper internasional Brasil itu.
Di sisi lain, manajer Leicester Brendan Rodgers menyatakan nyali timnya tak akan ciut meski Liverpool kini sedang berada dalam tren yang sensasional.
Rodgers menegaskan jika mental timnya tidak down meski baru saja kalah 1-3 dari Man City di Etihad Stadium pada laga lanjutan Liga Inggris akhir pekan lalu. Ini adalah kekalahan pertama The Foxes --julukan Leicester-- sejak Oktober 2019 lalu.
Rodgers yang pernah menukangi Liverpool pada 2012-2015, bahkan mengincar raihan poin penuh dari mantan timnya tersebut.
"Kami memiliki ketahanan yang fantastis dan kami telah menunjukkan itu dalam beberapa bulan. Tetapi ketika Anda kalah dalam pertandingan (lawan Man City), maka itu selalu sulit," kata Rodgers seperti dilansir Tribal Football.
Baca Juga: Komentari Periode Sibuk Liga Inggris, Jurgen Klopp: Ini Kejahatan!
"Namun, bagi saya kekalahan lawan Man City hanyalah sebuah sandungan buat kami. Kami selalu percaya pada prosesnya. Ketika ada hambatan di jalan, kami tidak pernah terlalu kecewa tentang hal itu," celoteh pelatih berpaspor Irlandia Utara itu.