Suara.com - Ambisi Bhayangkara FC memetik poin penuh saat hadapi Persela Lamongan terwujud. Bermain di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (27/10/2017) malam, anak asuh Simon McMenemy menang 3-1.
Hasil positif ini membuat Bhayangkara kembali mengambil alih posisi puncak klasemen sementara Liga 1 dari PSM Makassar. Mereka unggul satu poin dari PSM yang mengoleksi 61 poin.
Sejak kick-off babak pertama dimulai, kedua tim saling jual-beli serangan. Tim tamu membuka peluang lebih dulu pada menit ke-11 lewat penetrasi Samsul Arif Munip. Namun, sepakannya masih meleset dari target.
Tiga menit berselang, giliran tuan rumah yang mencoba peruntungan lewat kerja sama Paulo Sergio Goncalves-Ilija Spasojevic-Ilham Udin Armaiyn. Namun eksekusi Ilham di depan gawang yang sudah tak terjaga, masih tak sempurna, sehingga bola melebar di luar gawang.
Baca Juga: RS Polri Serahkan Jenazah Insiden Pabrik Mercon, Atas Nama Surnah
Akhirnya, gol yang ditunggu-tunggu anak-anak The Guardian--julukan Bhayangkara--hadir pada menit ke-28 berkat sepakan Spasojevic. Gol ini berawal dari assist Indra Kahfi.
Spaso, sapaan akrab Spasojevic, yang mendapat kiriman umpan, tanpa kesulitan memaksa kiper Persela, Alexander, memungut bola dari gawangnya. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Bhayangkara langsung menggebrak. Hasilnya, menit ke-54 Otavio Dutra berhasil membuat timnya menambah keunggulan setelah terjadi kemelut di muka gawang Persela.
Tujuh menit berselang, Laskar Joko Tingkir--julukan Persela--memperkecil ketertinggalan berkat eksekusi penalti yang mulus dilesakkan Samsul Arif.
Jelang berakhirnya pertandingan, giliran Bhayangkara yang mendapat hadiah penalti dari wasit Kris Girffiths Jones. Hadiah ini berawal dari pelanggaran Boby Wirawan terhadap Ilham di kotak terlarang.
Baca Juga: Teco Ungkap Strategi Persija Hadapi Borneo
Guy Junior Nke Ondua yang mengambil eksekusi, berhasil menggetarkan jala gawang Persela, dan sekaligus menutup kemenangan Bhayangkara dengan skor cukup meyakinkan, 3-1.