Diharuskan Bayar Denda, Persib Diminta Hormati Keputusan PSSI

Senin, 18 September 2017 | 21:30 WIB
Diharuskan Bayar Denda, Persib Diminta Hormati Keputusan PSSI
Bobotoh masuk ke lapangan saat laga Bhayangkara vs Persib Bandung di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (4/6/2017). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sanksi yang diberikan oleh Komisi Disiplin PSSI kepada Persib Bandung terkait koreografi yang dilakukan oleh Bobotoh banyak mendapat kecaman dari banyak kalangan. Sebab, koreografi yang ditunjukkan oleh Bobotoh merupakan bentuk kepedulian terhadap etnis Rohingya.

Bobotoh membuat koreografi bertuliskan "Save Rohingya" saat bertandingan melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, 9 September lalu. Atas aksi Bobotoh itu, Maung Bandung diharuskan membayar  denda sebesar Rp50 juta dari Komdis PSSI.

Chef Operation Officer (COO) PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigor Shalomboboy meminta Persib untuk menghormati sanksi yang telah diberikan. Sebab, regulasi terkait koreografi tersebut merupakan pelanggaran dalam suatu kompetisi.

"Kami tidak mau menyikapi hal itu. Kalau wewenangnya ada di kami pasti bakal kami tanggapi. PSSI sudah mengeluarkan sanksi itu, tolong dihormati. Kami semua tahu, regulasi itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi berlaku secara internasional," kata Tigor di kawasan Kuningan, Senin (18/9/2017).

Terkait sanksi yang diberikan, Bobotoh pun melakukan aksi #KoinUntukPSSI. Koin tersebut dikumpulkan dari para Bobotoh untuk membayar sanksi untuk PSSI.

Persib Bandung harus membayar sanksi senilai Rp50 juta tersebut selambat-lambatnya 14 hari setelah surat sanksi diterima oleh Persib Bandung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI