Suara.com - Tim Semen Padang FC (SPFC) menargetkan bisa mencuri poin saat berhadapan dengan Arema Indonesia dalam lanjutan babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (4/10/2012).
"Ini pertandingan penting, kami tidak boleh kalah, minimal kami bisa membawa satu poin dari Malang," kata Pelatih SPFC Jafri Sastra di dihubungi dari Padang, Jumat (3/10/2014).
Ia menjelaskan menghadapi Arema yang merupakan salah satu tim terkuat di kompetisi ISL memang bukan pekerjaan mudah, selain faktor tuan rumah, tim itu juga mampu tampil baik dihadapan pendukungnya.
Namun demikian, katanya, kemenangan yang diraih pada SPFC saat berhadapan dengan Arema pada pertandingan sebelumnya menjadi modal berharga pada pertandingan itu.
"Kami punya motivasi tinggi untuk bisa melakukan hal yang sama pada pertandingan besok," ungkap Jafri.
Pada pertandingan kedua wilayah Barat, tim yang berjuluk "kabau sirah" itu mampu mengalahkan Arema Indonesia dengan skor 2-1, dua gol dicetak oleh Osas Saha, sementara gol balasan dihasilkan oleh Ahmad Alfarizi.
Ia menjelaskan semua pemain dalam kondisi prima, hanya kiper Fakhrurazi yang tidak bisa diturunkan karena masih demam, namun hal itu tidak mempengaruhi kondisi tim secara keseluruhan.
"Kami sudah siapkan kiper lain yang akan diturunkan pada pertandingan itu," tegasnya.
Menyinggung tentang strategi khusus yang akan digunakan pada saat melawan Arema, ia mengatakan untuk menginstruksikan pemainnya agar mampu bermain lepas. "Tim harus bermain lepas, dan jangan sampai dalam kondisi tertekan," ujarnya.
Sementara itu kapten tim kesebelasan SPFC, Hengki Ardiles mengatakan rekan-rekanya sangat siap menghadapi pertandingan itu. "Secara tim kami sudah siap, kami akan bekerja keras untuk bisa meraih hasil maksimal pada pertandingan itu," tukasnya. (Antara)