Paolo Maldini dan Satu Kartu Merah Si "Gentleman"

Ruben Setiawan

Kamis, 26 Juni 2014 | 09:00 WIB
Paolo Maldini dan Satu Kartu Merah Si "Gentleman"
Paolo Maldini. (Facebook/Paolo Maldini)

Suara.com - Hari ini, 46 tahun yang lalu, seorang Paolo Maldini lahir di Milan Italia. Maldini merupakan salah satu pemain belakang terbaik di dunia yang sepanjang kariernya merumput bersama tim raksasa Italia, AC Milan.

Maldini terlahir di Italia, negara yang terkenal sebagai penghasil banyak pemain belakang handal. Namun, dari sekian banyak yang ada, hanya dua yang menonjol. Yang pertama adalah Giacinto Facchetti, pemain Inter Milan yang berjaya di era 60an, sementara yang kedua adalah dia sendiri.

Maldini memulai kariernya pada usia sembilan tahun dengan bergabung bersama tim muda Rossoneri. Debutnya di Serie-A adalah saat AC Milan melawan Udinese pada 20 Januari 1985. Ketika itu, Maldini baru berusia 16 tahun. Musim demi musim berganti hingga Maldini muda menjelma menjadi batu penjuru bagi Rossoneri berkat penguasaan teknik, taktik, dan fisik yang luar biasa.

Bersama Mauro Tassoti, Franco Baresi, dan Alessandro Costacurta, Maldini membentuk deretan pertahanan terbaik yang pernah dipunyai AC Milan. Semua itu ditunjang oleh skill Maldini yang luar biasa. Baik kaki kanan maupun kaki kirinya, seakan menjadi benteng yang sulit sekali ditembus para penyerang lawan.

Bersama Milan, pemain bernomor punggung tiga itu meraih lima gelar Liga Champions, tujuh gelar Scudetto Serie A, serta sederet gelar lainnya, baik di tanah Italia maupun di benua biru Eropa. Sementara itu, bersama timnas Italia, Maldini sudah dua kali nyaris membawa pulang gelar bergengsi. Yang pertama adalah saat timnya harus kalah dari Brasil di final Piala Dunia 1994 dan ketika Italia dipecundangi Prancis di EURO 2000.

Sebagai seorang bek, Maldini meneruskan tradisi Catenaccio yang dipertahankan sang ayah, Cesare Maldini, legenda AC Milan di tahun 1954 hingga 1966. Maldini dikagumi akan sportivitasnya. Dalam menjaga barisan pertahanan, pemain berjuluk Il Capitano itu mengandalkan intelegensi, dibanding kekuatan fisik dan agresivitas.

Tak heran, dari 1.000 lebih laga yang ia mainkan bersama AC Milan dan timnas Italia, Maldini hanya sekali diganjar kartu merah, itupun dalam laga persahabatan. Tidak sekedar dihargai atas pengalaman dan trofi yang pernah ia raih, Maldini juga menjadi contoh bagi rekan-rekannya. Setia kawan dan tanpa pamrih, sikap seorang gentleman yang menjunjung tinggi sportivitas.

Il Capitano gantung sepatu pada 31 Mei 2009 usai laga tandang kontra Fiorentina yang dimenangkan Rossoneri 2-0. Maldini sempat mendapat tawaran untuk menjadi asisten pelatih Chelsea namun ditolaknya. Sepertinya, ia ingin hidup tenang bersama istrinya, mantan model Venezuela, Adriana Fossa, yang ia nikahi sejak 1994.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lionel Messi, "Messias" yang Dikontrak dengan Serbet Makan

Lionel Messi, "Messias" yang Dikontrak dengan Serbet Makan

Bola | Selasa, 24 Juni 2014 | 09:00 WIB

Zinedine Zidane, Temukan Cinta Sejati Saat Dirinya Bukan Apa-apa

Zinedine Zidane, Temukan Cinta Sejati Saat Dirinya Bukan Apa-apa

Bola | Senin, 23 Juni 2014 | 09:00 WIB

Michel Platini, "Nyicip" 21 Menit Jadi Gelandang Kuwait

Michel Platini, "Nyicip" 21 Menit Jadi Gelandang Kuwait

Bola | Sabtu, 21 Juni 2014 | 09:00 WIB

Frank Lampard, Si "Chubby" yang Punya IQ Selangit

Frank Lampard, Si "Chubby" yang Punya IQ Selangit

Bola | Jum'at, 20 Juni 2014 | 09:00 WIB

Jurgen Klopp, Pelatih "Heavy Metal" yang Jago Jualan Mobil

Jurgen Klopp, Pelatih "Heavy Metal" yang Jago Jualan Mobil

Bola | Senin, 16 Juni 2014 | 09:00 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×