Anggota Komisi IV DPR Rajiv Minta Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 | 09:06 WIB
Anggota Komisi IV DPR Rajiv Minta Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran
Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar. Ia telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kabupaten Bandung untuk memantau langsung kondisi harga. (Suara.com/Dea)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar menjelang lebaran. Ia telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kabupaten Bandung untuk memantau langsung kondisi harga.

"Kita harus pastikan harga bahan pokok stabil di pasar menjelang Lebaran," ujar Rajiv dalam keterangannya dikutip Kamis (27/3/2025).

Hasil sidak menunjukkan bahwa secara umum, harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil. Meskipun demikian, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar.

"Harga cabai yang paling signifikan naik, daging juga naik tapi masih bisa diterima pembeli, beras juga naik tapi tidak terlalu besar, bawang juga naik, dan minyak goreng," jelas Rajiv.

Rajiv berharap, dengan pemantauan dan pengendalian yang baik, harga bahan pokok dapat tetap stabil hingga Hari Raya Idulfitri tiba, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan tenang.

Disisi lain, Rajiv pun memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk berbagi kebaikan kepada masyarakat. Apalagi, momen itu dilakukan Rajiv di akhir-akhir bulan Ramadan jelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah/2025.

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem ini menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat sekaligus dalam rangka masa reses di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

"Ada sebanyak 20.000 paket sembako yang kami bagikan untuk masyarakat di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat," kata Rajiv.

Rajiv mengatakan paket sembako yang disalurkan ini sebagai upaya untuk saling berbagi antarsesama, apalagi sekarang bulan Ramadan yang penuh keberkahan. Selain itu, kata dia, penyaluran paket sembako untuk membantu meringankan beban masyarakat jelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2025.

Baca Juga: H-5 Lebaran, 11.800 Motor Sudah Menyeberang ke Pulau Sumatera Melalui Pelabuhan Ciwandan

"Kita harus terus saling berbagi antarmanusia, apalagi sekarang bulan Ramadan yang mana hampir seluruh umat manusia berlomba-lomba mengejar kebaikan. Semoga sembako ini bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Bandung dan Bandung Barat," ucapnya.

Di samping itu, Legislator asal daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II ini mengajak masyarakat, khususnya warga Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban jelang lebaran ini.

Bukan hanya itu, Rajiv juga berpesan masyarakat yang melaksanakan arus mudik lebaran harus hati-hati selama perjalanan. Terpenting, kata dia, masyarakat harus memperhatikan kondisi listrik sebelum pergi mudik dalam kondisi tercabut.

"Bagi masyarakat yang tinggal di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat melaksanakan mudik, harus utamakan keselamatan dan hati-hati dalam berkendaraan. Jangan lupa cek kembali kondisi listrik sebelum pergi mudik. Terus, tetangga juga harus saling peduli untuk bantu jaga dan awasi rumah saudara kita yang mudik," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memantau harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Kebon Kembang, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (26/3/2025).

Dari hasil pantauan ini, rata-rata harga beberapa bapok berada di bawah harga acuan (HA) maupun harga eceran tertinggi (HET). Melihat situasi tersebut, Mendag Busan menyampaikan, masyarakat dapat belanja untuk persiapan Lebaran dengan harga yang terjaga dari lonjakan maupun harga tinggi.

"Kebutuhan bapok dapat terpenuhi dengan baik jelang Lebaran dan pasca-Lebaran. Masyarakat tidak perlu khawatir tentang harga dan pasokan bapok. Hasil pantauan hari ini menunjukkan, pasokan tersedia, harga terjaga dengan baik dan sejumlah komoditas dijual di bawah harga acuan maupun HET,” kata dia.

Dalam kunjungan kali ini, Mendag mendapati harga beras medium dijual di harga Rp12.000/kg, telur Rp27.000/kg, daging ayam Rp37.000/kg, dan daging sapi Rp140.000/kg.

"Jadi semua rata-rata sesuai atau masih di bawah harga acuan. Kalau daging tadi sesuai, pas dengan harga acuan,” tambahnya.

Ia pun mengamati antusiasme masyarakat menyambut Lebaran yang tecermin dari ramainya para pengunjung Pasar Kebon Kembang hari ini. Oleh karenanya, Budi mengapresiasi para pemangku kepentingan yang telah bekerja keras menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI