Suara.com - Minat perempuan di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) terus meningkat, dan kabar baiknya, ada banyak sekali peluang beasiswa yang dirancang khusus untuk mendukung para wanita berbakat ini.
Jika Anda seorang wanita yang bersemangat mengejar karir di bidang STEM dan sedang mencari bantuan finansial untuk mewujudkan impian, artikel ini akan menyajikan daftar lengkap program beasiswa untuk wanita di bidang STEM yang bisa dipertimbangkan.
Berikut adalah 5 program beasiswa untuk wanita di bidang STEM yang bisa dipertimbangkan:
1. British Council Women in STEM Scholarship
British Council menawarkan beasiswa prestisius bagi lulusan perempuan di bidang STEM untuk melanjutkan studi Magister di berbagai universitas ternama di Inggris.
Program ini mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan hidup selama lima belas bulan, dukungan khusus, serta kesempatan untuk membangun jaringan profesional di lingkungan akademik kelas dunia.
Program ini bertujuan mendukung perempuan untuk memimpin dalam inovasi STEM dan memberikan kesempatan untuk mendapatkan kualifikasi kelas dunia yang dapat meningkatkan karier mereka.
2. MPOWER Financing Women in STEM Scholarship
MPOWER Financing menyediakan beasiswa bagi perempuan internasional atau mahasiswa DACA (Deferred Action for Childhood Arrivals) yang sedang atau telah diterima dalam program gelar STEM di Amerika Serikat atau Kanada.
Baca Juga: Inspiratif! Awardee Beasiswa U-go X Inotek Kelompok UNY Gelar Kegiatan Proyek Sosial
Beasiswa ini diberikan kepada pelamar yang menunjukkan potensi akademik tinggi dan memiliki motivasi kuat untuk berkontribusi dalam industri STEM, tetapi menghadapi kendala finansial.
Dengan adanya program ini, MPOWER Financing berupaya mendorong lebih banyak perempuan untuk mengejar pendidikan tinggi dan menjadi pemimpin di sektor STEM, baik di industri maupun akademik.
3. TechGirls Exchange Program
TechGirls adalah program pertukaran pelajar yang diperuntukkan bagi siswi perempuan berusia 15-17 tahun dari Indonesia dan beberapa negara lainnya yang ingin mendalami ilmu STEM di Amerika Serikat.
Program ini diselenggarakan oleh Departemen Luar Negeri AS dan berfokus pada pemberdayaan perempuan muda melalui pendidikan dan pengalaman langsung di bidang teknologi.
TechGirls menawarkan pengalaman belajar intensif di bidang teknologi dengan bimbingan dari para ahli dan akademisi terkemuka di AS.
4. ABC Humane Wildlife Women in STEM Academic Scholarship
Beasiswa ini didirikan oleh Rebecca Fyffe, seorang pengusaha di bidang manajemen satwa liar perkotaan, untuk meningkatkan representasi perempuan dalam industri STEM.
Program ini terbuka bagi perempuan yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang STEM di universitas-universitas di Amerika Serikat.
ABC Humane Wildlife Women in STEM Scholarship menargetkan perempuan yang memiliki ketertarikan dan bakat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki visi untuk berkontribusi dalam pengembangan inovasi di bidang tersebut.
Program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membantu meningkatkan kepercayaan diri dan keterlibatan perempuan dalam STEM.
5. Optiver Foundation Scholarships
Program ini dirancang untuk meningkatkan partisipasi perempuan dari negara berkembang dalam bidang STEM di tingkat pascasarjana di Universitas Oxford.
Didukung oleh donasi dari Optiver Foundation, beasiswa ini akan membantu hingga 30 mahasiswa magister selama periode lima tahun.
Beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh serta tunjangan untuk biaya hidup. Selain itu, penerima beasiswa akan mendapatkan akses ke kegiatan orientasi khusus, program mentoring, serta dukungan akademik dan profesional selama masa studi mereka.
Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi perempuan di bidang STEM dan membuka peluang karier yang lebih luas bagi mereka.
Beasiswa-beasiswa di atas memberikan peluang besar bagi perempuan yang ingin mengembangkan karier mereka di dunia STEM.
Selain membantu dalam aspek finansial, program beasiswa untuk wanita di bidang STEM ini juga menawarkan akses ke pendidikan berkualitas tinggi, bimbingan profesional, serta jaringan internasional yang dapat memperkuat posisi perempuan dalam industri STEM. Dengan semakin banyaknya dukungan bagi perempuan di bidang ini, diharapkan kesenjangan gender dapat semakin berkurang, dan perempuan dapat berperan lebih aktif dalam inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
(Mauri Pertiwi)