Holding UMi BRI Kelola Bank Emas yang Diluncurkan Presiden Prabowo

Kamis, 27 Februari 2025 | 14:40 WIB
Holding UMi BRI Kelola Bank Emas yang Diluncurkan Presiden Prabowo
Ilustrasi Emas. (Dok: Unsplash)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) di The Gade Tower, Jakarta, pada Rabu (26/2/2025). Peresmian ini ditandai dengan simbolis memasukkan emas batangan ke dalam treasure box oleh Prabowo.

Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan, "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Rabu 26 Februari 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia."

Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Selain itu, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Jaya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan, dan Direktur Utama BSI Hery Gunardi juga turut hadir.

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan aset emas dalam negeri untuk memperkuat perekonomian nasional. Layanan Bank Emas ini diharapkan mampu meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp245 triliun, membuka 1,8 juta lapangan pekerjaan, memperkuat devisa negara, serta mengoptimalkan pengelolaan emas dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Prabowo Resmikan Bank Emas Pertama di Indonesia!

Prabowo menekankan bahwa Indonesia, yang memiliki cadangan emas terbesar keenam di dunia, kini akhirnya memiliki Bank Emas untuk pertama kalinya dalam sejarah. Sebagai langkah awal, pemerintah menunjuk BSI dan PT Pegadaian sebagai pelopor dalam operasional Bank Emas ini.

Kedua lembaga tersebut merupakan bagian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Pegadaian adalah anak perusahaan BRI yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama Permodalan Nasional Madani (PNM), sementara BSI juga memiliki keterkaitan dengan BRI, yang memiliki 15% saham di BSI. Dengan demikian, BRI akan memainkan peran besar dalam pengelolaan Bank Emas ini.

Menteri BUMN, Erick Thohir menegaskan bahwa peluncuran Bank Emas adalah langkah besar bagi perekonomian nasional. Ia menyebutnya sebagai peristiwa bersejarah yang terwujud berkat dukungan penuh dari Presiden Prabowo.

"Ini adalah sejarah luar biasa berkat dukungan Presiden Prabowo. Hari ini, kita resmi meluncurkan ekosistem alur pasok dan perdagangan emas nasional," kata Erick.

Ia juga menyoroti besarnya potensi ekonomi yang bisa dihasilkan dari Bank Emas, mengingat Indonesia memiliki cadangan emas sekitar 2.600 ton, yang menempatkannya di posisi keenam dunia. Selain itu, terdapat sekitar 1.800 ton emas yang beredar di masyarakat.

Baca Juga: BSI Jadi Bank Emas Pertama di Indonesia, Prabowo: Kekayaan Kita Besar!

"Kami ingin mengajak masyarakat percaya pada sistem keuangan formal yang aman dan terpercaya," ujar Erick.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI