Danantara vs INA: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Penting bagi Indonesia?

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:39 WIB
Danantara vs INA: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Penting bagi Indonesia?
Ilustrasi saham, bursa efek (Gambar oleh Sergei Tokmakov, Esq. https://Terms.Law dari Pixabay)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Indonesia Investment Authority berperan sebagai pengelola investasi yang bekerja sama dengan investor asing. Danantara, di sisi lain, bertindak sebagai lembaga yang memaksimalkan potensi aset negara agar dapat menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Secara umum, baik Danantara atau INA memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam ekosistem investasi Indonesia. Jika dikelola dengan optimal dan ideal, maka dampaknya bagi perekonomian akan benar-benar terasa untuk jangka panjang.

Terbesar ke-4 di Dunia

Disebutkan di salah satu media online, Danantara sendiri akan membawahi setidaknya 7 perusahaan milik pemerintah. 7 BUMN ini memiliki aset paling besar dari total 47 BUMN yang saat ini masih beroperasi.

Jika ditotal, aset yang dikelola Danantara ada di kisaran angka US$600 miliar, atau sekitar Rp9,480 triliun dengan asumsi kurs pada angka Rp15,800. Angka ini membuat Danantara sebagai sovereign wealth fund ke-4 terbesar yang ada di dunia.

Jika melihat data-data dan perhitungan, secara ideal Danantara benar-benar menjadi kartu As Indonesia untuk meningkatkan perekonomian negara. Namun hal ini tidak mengurangi sikap kritis masyarakat pada pengelolaan Danantara, yang diharapkan terus dapat menjadi pengawas dari sisi luar.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI