“Penelitian ini memiliki potensi besar untuk mengubah pengelolaan limbah di Indonesia. Dengan dukungan penuh dari pemerintah di semua tingkatan, kita dapat mewujudkan impian menerapkan model ini secara nasional dan menciptakan Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan,” Ujar Dr. Reni Suwarso dari Universitas Indonesia, salah satu peneliti riset.
Adapun peserta dari kunjungan kali ini adalah mahasiswa dari berbagai universitas, diantaranya: Universitas Indonesia, Institute Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Telkom Bandung, Universitas Islam Negeri Jatinangor, dan Sekolah Tinggi Agama Islam Bhakti Persada Majalaya Bandung.
Penelitian kolaboratif ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pembelajaran yang baik bagi peserta kunjungan mengenai pemberdayaan masyarakat dalam transisi menuju ekonomi sirkular demi mengurangi polusi dan meningkatkan kehidupan masyarakat rentan yang bergantung pada sistem sungai untuk air dan mata pencaharian.
Kunjungan edukasi ini juga bertujuan untuk memperkenalkan temuan penelitian CARP yang saat ini sedang dikembangkan menjadi rekomendasi kebijakan untuk dimasukkan dalam Rencana Induk Citarum. Rencana Induk tersebut saat ini sedang diadvokasi untuk diadopsi dalam rencana jangka menengah pemerintah daerah (RPJMD).