Sejarah Panjang Bukalapak, Kini Dikabarkan Bakal Menutup Beberapa Lapaknya

Baehaqi Almutoif Suara.Com
Rabu, 06 November 2024 | 09:49 WIB
Sejarah Panjang Bukalapak, Kini Dikabarkan Bakal Menutup Beberapa Lapaknya
Ilustrasi Bukalapak -Bukalapak
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari PT Bukalapak.com (BUKA). Perusahaan e-commerce tersebut mengumumkan bakal menghentikan operasi beberapa lini usahanya.

Sekretaris Perusahaan Bukalapak Cut Fika Lutfi dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, rencananya penutupan anak usaha tersebut untuk mendukung pertumbuhan perusahaan dan menjaga keuangan tetap stabil.

"Dalam mengembangkan bisnisnya, perseroan selama ini fokus kepada pertumbuhan yang menguntungkan dan berkelanjutan untuk jangka panjang, serta menciptakan nilai nyata melalui optimalisasi kinerja operasi dan mempertahankan disiplin keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan pertumbuhan," katanya dikutip Selasa (5/11/2024).

Restrukturisasi ini tentunya membawa konsekuensi penutusan hubungan kerja (PHK). Hanya saja, belum diketahui lini bisnis mana yang diwacanakan bakal ditutup oleh Bukalapak.

Terlepas dari itu, Bukalapak telah menjadi salah satu marketplace terbesar di Indonesia. Perusahaan ini kini sudah berusia 11 tahun. Berikut ini merupakan sejarah Bukalapak.

Sejarah Bukalapak

Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhamad Fajrin Rasyid pada 2010 dengan tujuan memberikan wadah bagi usaha kecil mikro (UKM) di Indonesia. Awal mulanya, perusahaan ini dibuat di sebuah rumah kos semasa berkuliah di Institut Teknologi Bandung.

Setahun berikutnya, tepatnya pada September 2011 marketplace ini berbentuk perseroan terbatas (PT).

Melansir dari Undip Repository, tahun-tahun awal berdiri tidak mudah. Pendirinya sempat berkipikir ingin menutup situs tersebut karena kesulitan dalam pendanaan.

Baca Juga: Trigana Air Tujuan Wamena Alami Insiden, Penumpang Buka Jendela Darurat karena Panik

Namun, kesulitan tersebut mulai terjawab setelah Batavia Incubator tertarik untuk menanamkan modal. Perusahaan yang memfokuskan diri untuk menginkubasi layanan internet/mobile di Indonesia itu menjadi investor pertama Bukalapak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI