Laba Bersih Maybank Indonesia Terjungkal 55,22% di Kuartal III-2024

Achmad Fauzi Suara.Com
Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:17 WIB
Laba Bersih Maybank Indonesia Terjungkal 55,22% di Kuartal III-2024
Maybank Indonesia. (Istimewa)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Pembiayaan KPR melanjutkan momentum pertumbuhannya sebesar 3,8 persen didukung langkah Pemerintah dengan memperpanjang insentif PPN bersubsidi sampai dengan akhir Desember 2024.

Pembiayaan korporasi Global Banking tumbuh 4,5 persen menjadi Rp42,57 triliun dari Rp40,72 triliun. Kredit segmen Large Local Corporate (LLC) tumbuh 25,5 persen selaras dengan strategi Bank pada segmen tersebut. Selain itu, kredit segmen Financial Institutions Group (FIG) juga meningkat sebesar 18,3 persen

Bank membukukan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp22,56 triliun, didukung pertumbuhan sebesar 44,1 persen untuk pembiayaan yang difokuskan pada pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, dan pembiayaan sektor UKM yang tumbuh 1,4 pers Y-o-Y.

Pada September 2024, Bank menyalurkan pembiayaan untuk energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan sebesar Rp492 miliar. Total pembiayaan berkelanjutan menyumbang 20,6 persen terhadap total kredit yang disalurkan (Bank saja).

Simpanan nasabah naik 1,2 pesen menjadi Rp115,88 triliun dari Rp114,50 triliun. CASA tumbuh 8,8 persen sedangkan Deposito Berjangka turun 6,1 persen Y-o-Y dan terus menurun sebesar 2,7 persen pada triwulan III-2024 dibandingkan kuartal II-2024.

Adapun CASA yang dihimpun melalui M2U App & Web naik 35 persen sedangkan M2E tumbuh 3,3 persen. Rasio CASA meningkat menjadi 52,7 persen pada September 2024 dari 49,1 persen pada September 2023.

Biaya overhead pada sembilan bulan pertama 2024 tercatat sebesar Rp4,76 triliun, lebih tinggi sebesar 7,6 pers dibandingkan Rp4,42 triliun di periode yang sama tahun lalu. Hal ini didorong investasi berkelanjutan untuk meningkatkan kapabilitas Teknologi Informasi, serta pelaksanaan beberapa inisiatif kunci sejalan dengan strategi M25+ Maybank Group.

Pada September 2024, rasio NPL membaik dari 3,2 persen (gross) dan 2,1 persen (net) pada September 2023 menjadi 2,9 persen (gross) dan 1,7 persen (net) pada September 2024.

Saldo NPL turun 3,8 persen dan Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 8,8 persen pada September 2024 dari 10,7 persen periode yang sama tahun lalu. Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank saja berada pada level 89,5 persen dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank saja berada pada level sehat sebesar 181,3 persen. Posisi permodalan menguat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 24,8 persen dan Common Equity Tier 1 (CET 1) sebesar 23,6 persen pada akhir September 2024.

Baca Juga: Adu Jawara Bank Himbara, Siapa Paling Cuan di Kurtal III 2024?

"Kami akan terus menjaga kualitas aset dan fundamental Bank untuk menghadapi peluang serta tantangan di masa depan, dan di saat yang sama, memperkuat solusi dan layanan Bank agar tetap relevan dengan kebutuhan nasabah sejalan dengan strategi M25+ Maybank Group," pungkas Steffano.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI