Dimana Pupuk Kaltim juga memiliki program penghantaran tuntas ke PTN, yang mencakup layanan pemilihan jurusan di PTN, pengenalan prospek kerja, pemahaman kemampuan, pengenalan jurusan, pengenalan perguruan tinggi, layanan konsultasi siswa dan orang tua, serta penghantaran PTN melalui SNMPTN, SBMPTN, dan tes mandiri.
"Dukungan pada program dana abadi ini juga melihat banyak sekali kami bantuan teman-teman ITS dalam berbagai project yang dilakukan Pupuk Kaltim,” katanya.
Salah satu proyek yang tengah dikerjakan Pupuk Kaltim yakni pembangunan pabrik pupuk di Fakfak Papua Barat, yang telah groundbreaking pada November 2023. Pabrik ini nantinya akan memenuhi kebutuhan pupuk pertanian di wilayah Indonesia Timur.
Selain itu, Pupuk Kaltim juga tengah dalam perencanaan pembangunan pabrik Soda Ash di Bontang, Kalimantan Timur, guna pemenuhan kebutuhan dalam negeri yang saat ini masih impor.
Dari banyaknya proyek dan penelitian yang sedang berlangsung, perusahaan memerlukan update ilmu dan inovasi dalam pengembangannya, yang diharap dapat diperoleh melalui kerjasama dengan ITS.
"Kami akan bangun satu pabrik di Fakfak Papua Barat, pabrik Amonia dan Urea yang nanti bisa berkontribusi untuk produktivitas pertanian di Indonesia Timur," lanjut Soesilo.
Rektor ITS Bambang Pramujati, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pupuk Kaltim. Gedung Inkubator ITS saat ini menaungi 22 perusahaan startup, dengan empat di antaranya dibiayai oleh Pupuk Kaltim.
Keempat startup tersebut adalah Jokeen (engineering solution), Dismore (sales digital), Cekka (home decor berbahan serat alam), dan 3D Expert (konsultasi desain dan manajemen).
"Kami berusaha memfasilitasi mahasiswa melalui Gedung Inkubator dan Layanan Bisnis Inovatif ini. Selain mencari pekerjaan juga menciptakan pekerjaan melalui perusahaan-perusahaan startup, kami juga mencarikan pembiayaan," ujar Bambang.
Baca Juga: Dukung Pendidikan Vokasi, Pupuk Kaltim Terima Penghargaan Kemenperin
Bambang juga menyambut baik rencana kontribusi Pupuk Kaltim untuk Dana Abadi beasiswa. Terlebih saat ini ITS juga memberikan beasiswa, kepada 350 mahasiswa per bulan sebesar Rp1 juta melalui investasi Dana Abadi. Dengan adanya kontribusi tambahan dari Pupuk Kaltim, diharapkan lebih banyak mahasiswa yang dapat terbantu.