“Tidak hanya itu, KAI Logistik juga melakukan penguatan melalui adaptasi teknologi informasi khususnya digitalisasi dalam mendukung proses bisnis layanan dengan penerapan teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Implementasi RFID ini dilakukan secara bertahap, dengan target pemasangan tag RFID pada lebih dari 2.000 kontainer di pulau Jawa dan Sumatra. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi yang membantu perusahaan dalam mengoptimalkan proses Supply Chain Management (SCM),” lanjut Fredi.
Perusahaan meyakini langkah-langkah strategis yang dijalankan ini dapat menjadi bagian dari misi KAI Logistik untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan mencatatkan kinerja yang lebih baik hingga akhir tahun 2024. Sejalan dengan tagline "KAI Logistik ispossible" perusahaan terus berupaya mewujudkan segala yang mungkin dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.