Kilang Pertamina Internasional Balongan Berdayakan Pemuda Indramayu Lewat Pelatihan Juru Las

Iwan Supriyatna Suara.Com
Jum'at, 04 Oktober 2024 | 19:01 WIB
Kilang Pertamina Internasional Balongan Berdayakan Pemuda Indramayu Lewat Pelatihan Juru Las
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balongan merespons tantangan ini dengan menginisiasi Program Pemberdayaan Pemuda melalui Pelatihan Juru Las.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kabupaten Indramayu di Jawa Barat masih menghadapi masalah ketimpangan antara peluang kerja dan kualitas sumber daya manusia yang tersedia, yang menyebabkan tingginya angka pengangguran.

Data BPS 2021 mencatat, total pengangguran di Kabupaten Indramayu mencapai 86.661 jiwa dari jumlah angkatan kerja sebanyak 776.689 jiwa. Hal ini menuntut kerjasama dari berbagai pihak, termasuk perusahaan, untuk meningkatkan kualitas SDM lokal.

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balongan merespons tantangan ini dengan menginisiasi Program Pemberdayaan Pemuda melalui Pelatihan Juru Las.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat, terutama pemuda, agar dapat bersaing di dunia industri,” ujar Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI Unit Balongan, Mohamad Zulkifli.

Pelatihan ini mencakup berbagai tingkatan keterampilan las yang bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Program tersebut menyasar pemuda dari beberapa kecamatan di Kabupaten Indramayu, seperti Balongan, Indramayu, Junti, Karangampel, dan Sindang. Salah satu tujuan dari pelatihan ini adalah menciptakan peluang kewirausahaan di bidang las, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain memberikan pelatihan, KPI Unit Balongan juga membentuk Forum Welder Indramayu (FORDERIN), sebuah wadah yang memudahkan peserta untuk mendapatkan akses informasi tentang peluang pekerjaan.

“KPI Unit Balongan juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan lokal untuk memberikan kesempatan magang bagi anggota FORDERIN,” tambah Zulkifli.

Sejak dimulai pada 2020, program ini telah melatih 103 pemuda yang kini memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidang pengelasan. Lebih dari 60% anggota FORDERIN telah berhasil mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan, sementara lainnya memulai usaha di bidang las.

Baca Juga: Pertamina Temukan Harta Karun Gas Baru di Sulawesi

Anggota FORDERIN yang telah bekerja atau berwirausaha mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan, dengan rata-rata penghasilan mencapai Rp 8.000.000 per bulan.

REKOMENDASI

TERKINI