PFAK: Apa Itu dan Mengapa Penting Saat Memilih Platform Trading Kripto?

M Nurhadi Suara.Com
Sabtu, 28 September 2024 | 10:49 WIB
PFAK: Apa Itu dan Mengapa Penting Saat Memilih Platform Trading Kripto?
Ilustrasi kripto (unsplash)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Industri kripto di Indonesia telah berkembang pesat, dengan semakin banyak platform trading aset kripto yang muncul. Namun, tidak semua platform ini memiliki lisensi resmi yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Salah satu lisensi penting yang harus dimiliki oleh perusahaan yang beroperasi di industri ini adalah Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK). Berikut adalah penjelasan tentang apa itu PFAK dan risiko yang mungkin timbul jika Anda bertransaksi di platform tanpa lisensi PFAK.

Apa Itu PFAK?

PFAK adalah lisensi resmi yang dikeluarkan oleh Bappebti, yang memberikan legalitas penuh bagi perusahaan kripto untuk beroperasi di Indonesia. Selain itu, lisensi ini memastikan bahwa perusahaan tersebut mengikuti regulasi yang berlaku. Salah satu aspek penting adalah dana fiat dan aset kripto nasabah disimpan pada Kliring dan Kustodian, untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dana nasabah.

Pentingnya Lisensi PFAK bagi Perusahaan dan Pengguna

Untuk perusahaan seperti Tokocrypto, lisensi PFAK bukan sekadar formalitas; ini adalah pencapaian besar yang menunjukkan reputasi dan kredibilitas di mata mitra bisnis, investor, dan pelanggan. Setelah hampir 5 tahun terdaftar sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK), Tokocrypto secara resmi memperoleh status lisensi PFAK.

Tokocrypto tidak hanya beroperasi secara legal, tetapi juga memberikan jaminan perlindungan yang lebih kuat bagi para nasabahnya. Lisensi PFAK memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi pengguna dan regulator. Contoh kasus yang relevan di industri fintech adalah lisensi penyelenggara sistem pembayaran dan manajer investasi.

Sama seperti perusahaan fintech yang memerlukan izin dari Bank Indonesia atau OJK untuk beroperasi secara sah, platform kripto memerlukan lisensi PFAK agar dapat menjamin standar keamanan yang ketat dan operasional yang transparan. Ini adalah cara regulator memastikan bahwa dana yang diinvestasikan oleh pengguna dikelola dengan aman dan bertanggung jawab.

Risiko Trading di Platform Tanpa Lisensi PFAK

Baca Juga: Indodax Publikasikan Dana Cadangan Aset Kripto Pasca Peretasan

Platform yang tidak memiliki lisensi PFAK beroperasi di wilayah abu-abu secara hukum, di mana mereka belum tunduk pada regulasi penuh dari Bappebti. Hal ini bisa berbahaya bagi pengguna karena beberapa alasan berikut:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI