Dongkrak Industri Pariwisata RI, DIATF Kembali Digelar

Iwan Supriyatna Suara.Com
Kamis, 26 September 2024 | 13:56 WIB
Dongkrak Industri Pariwisata RI, DIATF Kembali Digelar
Ilustrasi liburan.[istockphoto.com]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama dengan Kementerian Pariwisata, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) bekerja sama dengan empat pemerintah daerah kembali adakan #DiIndonesiaAja Travel Fair (DIATF).

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves di konferensi Pers (DIATF).

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo Manuhutu menyampaikan bahwa penyelenggaraan DIATF tahun sebelumnya sebagai bagian dari program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) telah menunjukan dampak positif bagi pariwisata nasional dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Nusantara (wisnus) yang mencapai 825,8 juta. Angka tersebut menurutnya merupakan tertinggi dalam Sejarah pariwisata domestik Indonesia.

“Tahun ini travel fair BBWI disebar ke 4 kota berbeda yakni Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan. Tujuan kita adalah agar awareness BBWI semakin kuat bukan saja untuk pemerintah daerah, namun juga masyarakat luas,” terangnya ditulis Kamis (26/9/2024).

Deputi Odo menjelaskan bahwa pemilihan keempat kota tersebut diselaraskan dengan daerah sumber pergerakan wisnus yang tinggi, sehingga dapat lebih memperluas sasaran awareness BBWI. Dirinya kemudian menerangkan adanya kolaborasi dengan empat pemerintah provinsi lokasi target program DIATF semakin menunjang kesuksesan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah memegang peranan penting dalam penguatan awareness atas pariwisata di Indonesia, khususnya dalam implementasi strategi pengembangan pariwisata Nusantara di seluruh daerah.

“Tahun ini hasil rapat Rakornas lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) memproyeksikan dapat mencapai 990 juta, dan tetap tertinggi sepanjang sejarah. Untuk mencapai hal tersebut, travel fair yang diperluas ke 3 provinsi lainnya akan mendorong awareness dan kebanggaan masyarakat dalam melaksanakan wisata di Indonesia Aja,” ungkap Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Made Ayu Marthini.

Dirinya menyampaikan bahwa selain dari destinasi di provinsi tempat penyelenggaraan, lima DPSP juga akan turut dipromosikan. Berbagai kegiatan event daerah yang dapat dikunjungi oleh masyarakat juga akan dipromosikan pada travel fair tersebut.

DIATF 2024 kembali didukung oleh LPS. Di setiap kota penyelenggaraan DIATF, LPS akan membuka booth yang memberikan informasi dan sosialisasi terkait mekanisme perlindungan simpanan serta manfaat yang didapat oleh masyarakat.

Baca Juga: Gelar Travel Fair, Garuda Indonesia Bidik Penumpang Umrah

“Hal ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap penguatan ekonomi melalui sektor pariwisata, sekaligus sebagai upaya kami dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Peningkatan kesadaran masyarakat tentang perlindungan simpanan akan semakin penting seiring dengan tumbuhnya konsumsi dan aktivitas ekonomi”. Ujar Sekretaris Lembaga LPS, Annas Iswahyudi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI