Menparekraf Beberkan Lanskap Ekonomi Digital Indonesia dalam IAF 2024

Selasa, 03 September 2024 | 11:12 WIB
Menparekraf Beberkan Lanskap Ekonomi Digital Indonesia dalam IAF 2024
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan lanskap perkembangan ekonomi digital Indonesia terutama berikatan dengan ekonomi kreatif dalam sesi panel diskusi Forum Indonesia-Afrika (IAF) Ke-2 Tahun 2024 bertemakan transformasi ekonomi. (Dok: Kemenparekraf)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan lanskap perkembangan ekonomi digital Indonesia terutama berkaitan dengan ekonomi kreatif dalam sesi panel diskusi Forum Indonesia-Afrika (IAF) Ke-2 Tahun 2024 bertemakan transformasi ekonomi.

Sandiaga melaporkan, pertumbuhan ekonomi terutama ekonomi digital Indonesia telah berkembang hampir dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional.

“Tercatat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia pada tahun 2023 tumbuh sebesar 8 hingga 10 persen atau senilai 82 miliar dolar AS. Kami menargetkan nilai ekonomi digital dapat mencapai 109 miliar dolar AS pada tahun 2025,” ujarnya di The Mulia Nusa Dua, Bali, Senin, (2/9/2024).

Sandiaga berpandangan tren positif ini akan membawa ekonomi digital Indonesia berkembang lebih maju dengan penetrasi digital yang saat ini mencapai hampir 80 persen atau setara 185,3 juta pengguna internet.

Komunitas perusahaan rintisan atau startup di Indonesia juga menunjukkan perkembangan yang baik. Sekitar 2.562 startup aktif, termasuk 2 Decacorn dan 13 Unicorn, menjadikannya yang terbesar ke-6 secara global.

Sesi panel diskusi Forum Indonesia-Afrika (IAF) Ke-2 Tahun 2024 bertemakan transformasi ekonomi. (Dok: Kemenparekraf)
Sesi panel diskusi Forum Indonesia-Afrika (IAF) Ke-2 Tahun 2024 bertemakan transformasi ekonomi. (Dok: Kemenparekraf)

Dari sudut pandang sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sendiri saat ini makin erat kaitannya dengan digitalisasi yang berpengaruh besar dalam mendorong pertumbuhan sektor parekraf. Kontribusi ekonomi kreatif bertambah Rp1.414 triliun atau 94 miliar dolar AS pada tahun 2023, melampaui target sebesar 110,44 persen.

“Saya juga telah mendorong ekspor ekonomi kreatif sekitar 25 miliar dolar AS. Jadi ekonomi kreatif menggunakan platform digital mampu memberikan nilai tambah dan menyumbang 8 persen terhadap PDB Indonesia,” kata Sandiaga.

“Oleh karena itu kita harus merangkul ekonomi digital. Dan dengan digitalisasi yang sedang kita lakukan, bahwa ada 25 juta pekerjaan baru sedang diciptakan di sektor ini. Jadi digitalisasi mampu memberikan dampak yang besar bagi sektor ekonomi kreatif di Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga turut mengenalkan perusahaan rintisan bernama Aruna Indonesia yang juga sebagai mitra Kemenparekraf/Baparekraf yang dapat menjadi role model bagi negara-negara di kawasan Afrika.

Baca Juga: Ikut dalam Gamescom Jerman 2024, Menparekraf Targetkan Jaring Transaksi hingga 150 Juta Dolar AS

“Dimana aplikasinya (Aruna) telah berhasil memberdayakan 55 ribu nelayan. Ini dapat menjadi salah satu contoh bagaimana pendekatan digitalisasi meningkatkan produksi para nelayan dan kesejahteraan berdampak pada kesejahteraan keluarganya,” ujar Sandiaga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI