UMKM Sragen Go Global Berkat Dukungan Pertamina

Iwan Supriyatna Suara.Com
Kamis, 22 Agustus 2024 | 21:17 WIB
UMKM Sragen Go Global Berkat Dukungan Pertamina
Pertamina UMK Academy telah menjaring 1.686 pelaku usaha mikro dan kecil menjadi peserta di tingkat regional, dari total pendaftar lebih dari 8.000 UMK.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Mira Joe tak pernah menyangka jika bisnis Batik Murni Asih yang dibangunnya dari nol sejak 2012 mampu berkembang pesat. Bermula menjadi karyawan di toko batik di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pecinta batik ini mengembangkan usahanya sendiri. Mira, panggilannya, bahkan telah go international dan memiliki outlet di Malaysia.

Pencapaiannya itu bermula ketika ia bergabung dalam UMKM mitra binaan Pertamina sejak tahun 2020, sebelum pandemi Covid-19 melanda. Mira mengaku mendapatkan berbagai manfaat setelah menjadi mitra binaan PT Pertamina (Persero). Misalnya, berlatih mengelola bisnis dan mengikuti berbagai event dan pameran.

Ia bahkan mendapat pinjaman modal dari Pertamina. Dengan modal tersebut, Mira mampu menaikkan produksi batik Murni Asih. Pinjaman bunga yang kecil membuat Mira mampu menjaga cash flow usahanya. Bisnis Mira semakin berkembang setelah ia mengikuti pelatihan pemasaran online.

"Saya diberi kesempatan mengikuti Pertamina UMK Academy 2023 dan mengikuti kelas Go Online,” kata Mira ditulis Kamis (22/8/2024).

Ia jadi lebih memahami seluk-beluk media sosial dan cara berjualan di sana. Termasuk, mempersiapkan berbagai materi yang cocok dan strategi berjualan di marketplace.

Mira menjadi salah satu peserta terbaik dalam Pertamina UMK Academy 2023. Ia menjadi runner up kelas Go Online. Hadiahnya lumayan: Rp 20 juta. Dengan uang itu, ia bisa mendapat beberapa mesin yang meningkatkan jumlah dan kualitas batik Murni Asih. Penjualannya meningkat, usahanya berkembang.

Kini Mira sudah memiliki pabrik garmen sendiri, punya sejumlah toko batik yang berlokasi di Thamrin City, Aceh, hingga outlet di Malaysia. Jumlah pekerjanya pun terus bertambah hingga puluhan orang.

Modal ilmu dari Pertamina UMK Academy membuat Mira tak hanya mengandalkan Murni Asih. Ia membangun brand baru bernama Poenja Batik dan Mierto. Tak hanya memproduksi baju batik, rumah produksi Mira juga membuat beragam kemeja pria, blazer, pakaian anak-anak, dan lain sebagainya.

Konsumen Mira pun berasal dari berbagai kota di Indonesia. Banyak yang tertarik setelah melihat Instagram yang dikelolanya. Belakangan, konsumen dari negara lain pun ikut memesan produk Mira.

Baca Juga: UMKM Jadi Prioritas, BUMN Kuatkan Peran dalam Pembangunan

“Dari negara-negara Asia seperti Myanmar,” ujar Mira yang pernah menjadi pekerja lepas di toko batik di Daerah Istimewa Yogyakarta.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI