Hasilnya, pendapatan bersih meningkat sebesar 5% YoY dari Rp 68 miliar menjadi Rp 71 miliar dan laba kotor meningkat sebesar 19% YoY dari Rp36 miliar menjadi Rp 43 miliar dengan perbaikan pada margin laba kotor dari 53,4% menjadi 60,4% yang didorong oleh peningkatan pendapat premi bersih dan penurunan klaim.
Di bisnis penyewaan kendaraan, MPMRent meningkatkan unit yang tersedia untuk disewakan sebesar 4% YoY menjadi sekitar 14.500 unit dan meningkatkan utilisasi unit sewa dengan peningkatan unit yang disewakan sebesar 5% YoY menjadi sekitar 13.700 unit.
Di bisnis jasa keuangan, pada kuartal I ini, pemesanan baru Jaccs MPM Finance Indonesia (JMFI) mengalami penurunan sebesar 23% YoY menjadi Rp 986 miliar terutama disebabkan oleh penurunan pemesanan baru dari produk kendaraan bermotor.
Penurunan pemesanan produk kendaraan bermotor sesuai dengan pendekatan strategis perusahaan untuk meningkatkan kualitas aset dengan mengadopsi pendekatan yang lebih hati-hati dalam akuisisi pelanggan.
Selain itu, JMFI bertujuan untuk mengoptimalkan operasi bisnisnya dengan melakukan restrukturisasi pada proses internal.