“Yang kita sesalkan dari GRAB, mereka tetep kekeuh menyebut HP temen gw ini tertinggal,” katanya. Belum lagi mengenai permintaan transfer Rp 100 juta.
Sejumlah netizen ikut geram atas lambatnya Grab ID dalam menyelesaikan masalah yang sederhana ini.
“Jangan cuma blg penawaran bantuan hukum, itu udh tindakan kriminal min. langsung laporin aja. masa nunggu rame dulu sih. ini serem bgt casenya,” ujar Genevieve melalui akunnya @whosayyyyrel.
“Itu kriminal yah. Mestinya mitra situ di pertemukan dgn korban yg di dampingi keluarga dan kepolisian. Astaga, masak gini doang sih. Jgn bikin ngeri customer buat order grab car deh,” tulis akun @dundee_jnrzko·