Berdasarkan fundamental perusahaan dan boikot produk, Analis Panin Sekuritas, Andhika Audrey, merekomendasikan untuk tetap memegang saham UNVR. Namun, ia menurunkan target harga menjadi Rp3.000 per saham dari sebelumnya Rp3.800 per saham.
Sentimen negatif ini juga berdampak pada penjualan domestik UNVR di Kuartal IV-2023, yang turun hingga mencapai dua digit, yakni 15,3% quarter-on-quarter (qoq).