Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ahok: Kerja Bagus di BUMN Tak Dipuji, Salah Sedikit Masuk Penjara, Kok Bisa?

Achmad Fauzi

Kamis, 18 Januari 2024 | 09:19 WIB
Ahok: Kerja Bagus di BUMN Tak Dipuji, Salah Sedikit Masuk Penjara, Kok Bisa?
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Instagram @basukibtp)

Suara.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok bercerita keluh kesah bekerja di BUMN. Menurut dia, bekerja di perusahaan pelat merah memang bergengsi, tetapi banyak cerita miris yang dihadapinya selama ini.

Misalnya, cerita miris itu jika seseorang memiliki kinerja yang sangat cemerlang belum tentu bisa diapresiasi. Akan tetapi jika salah sedikit risiko yang dihadapi bisa masuk penjara.

"Karena saya bisa mengerti, di BUMN, kadang-kadang di BUMN itu ya kita kerja baik belum tentu (mendapat) terima kasih, betul Bu Dirut (Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati)? Nanti kalau salah sedikit masuk penjara, dipanggil-panggil lagi. Jadi, akhirnya semua orang takut-takut," ujar Ahok saat peresmian SPBH Jelambar, Jakarta Barat, yang dikutip, Kamis (18/1/2023).

Pertamina meresmikan pembangunan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di Jakarta Barat pada Rabu (17/1/2024). [Antara]
Pertamina meresmikan pembangunan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di Jakarta Barat pada Rabu (17/1/2024). [Antara]

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini melanjutkan, pihaknya dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati telah memutuskan untuk membangun SPBH dan bekerja sama dengan salah satu produsen mobil untuk mengembangkan ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena korupsi, tetapi karena keinginan untuk memajukan negara.

"Akhirnya saya katakan, mari kita putuskan bersama. Ini (groundbreaking SPBH dan kerja sama dengan pabrikan mobil) adalah keputusan dewan komisaris dan direksi. Tentu kita bukan curang. Kalau korupsi saja bisa berjamaah, masa kita benar-benar untuk negara kita takut?" tegas Ahok.

Adapun, SPBH pertama di Indonesia berlokasi di Jelambar, Jakarta Barat. Fasilitas ini akan siap dalam 6 bulan ke depan dan bisa digunakan untuk umum.

Pertamina juga memiliki 17 titik sumber hidrogen di seluruh Indonesia yang bisa digunakan untuk membangun SPBH lainnya.

Sementara, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, perseroan yang dinilai telah siap membangun ekosistem hidrogen di dalam negeri. Upaya ini juga menjadi bagian mendorong percepatan mewujudkan target net zero emission (NZE) di 2060.

baca juga

Dia menambahkan, bahwa Pertamina akan menyediakan berbagai pilihan bahan bakar untuk kendaraan, termasuk biofuel biasa, kendaraan listrik (EV), dan hidrogen. Masyarakat nantinya akan menentukan pilihannya.

"Infrastruktur kita sudah siap dan tinggal bangun HRS saja. Ayo kita buktikan kita bisa provide semua jenis fuel yang diperlukan mobil. Karena hari ini Pertamina lah yang support energi terbesar untuk sektor transportasi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Tunjuk Mantan Bos AP II Jadi Komut Pelni

Erick Thohir Tunjuk Mantan Bos AP II Jadi Komut Pelni

Bisnis | Rabu, 17 Januari 2024 | 12:29 WIB

Hanya Jalankan Penugasan, Masalah Waskita dan WIKA Dinilai Tak Rugikan Negara

Hanya Jalankan Penugasan, Masalah Waskita dan WIKA Dinilai Tak Rugikan Negara

Bisnis | Selasa, 16 Januari 2024 | 10:19 WIB

Erick Thohir Bilang Prabowo Sudah Jadi Keluarga BUMN

Erick Thohir Bilang Prabowo Sudah Jadi Keluarga BUMN

Bisnis | Selasa, 16 Januari 2024 | 09:13 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×