Suara.com - Sebagai bentuk rangkaian perayaan HUT PT BGR Logistik Indonesia (BLI) yang ke-2 16 November 2023, BLI telah melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama dengan entitas bisnis dan pendidikan.
Direktur Utama BLI Syailendra mengatakan kerjasama dilakukan dengan PT Gudang Segar Indonesia (Fresh Factory), PT Angkasa Pura Logistik (ApLog), PT Perikanan Indonesia (Perindo), LOGEE (PT Telkom Indonesia) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Dalam rangka perayaan HUT yang ke-2, kami melakukan kerjasama dengan entitas bisnis yang terdiri dari empat perusahaan dan satu entitas pendidikan” ujar Syailendra dalam keterangan resminya, Selasa (28/11/2023).
Semua Penandatangan Nota Kesepahaman dan kerjasama tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT BLI Syailendra dan dengan Direktur Utama atau Direksi dari keempat perusahaan dan pimpinan perguruan tinggi tersebut.
Kerjasama dengan PT Gudang Segar Indonesia perusahaan penyimpanan dan pengelolaan dilakukan Direktur Utama BLI Syailendra dan Larry Ridwan Direktur Utama PT Gudang Segar Indonesia. Sementara Nota kesepahaman dengan PT Perikanan Indonesia (Perindo) dan PT ApLog dilakukan oleh Dirut BLI Syailendra dengan Danny P. Thaharsyah Direktur Utama PT ApLog dan Sigit Muhartono Direktur Utama Perindo.
Kerjasama terakhir dilakukan antara BLI dengan layanan platform LOGEE dilakukan oleh Syailendra Direktur Utama BLI dan Tubagus Arief Fahmi Plt Head of Digital Vertical Ecosystem Logistics & Agriculture Telkom.
Syailendra mengatakan, PT Gudang Segar Indonesia (Fresh Factory) adalah startup di bidang cold chain fulfilment centres yakni penyimpanan makanan dan bahan makanan beku dan layanan fulfillment meliputi pemilihan produk, pengemasan produk, hingga pengiriman produk ke pelanggan via kurir.
Sementara, PT. Angkasa Pura Logistik atau disingkat dengan APLog merupakan anak perusahaan dari PT. Angkasa Pura I (Persero) yang bergerak dibidang Logistik, Terminal Kargo, dan Regulated Agent serta General Sales Agent. Adapun Platfor, LOGEE merupakan platform logistik di bawah naungan Leap-Telkom Digital (Leap).
Menurut Syailendra, kerjasama dengan Logee menjadi indikator positif bahwa BLI serius menjawab tantangan digitalisasi di sektor logistik. Selain itu pemanfaatan platform Logee diharapkan semakin membantu BLI dalam mengatur proses distribusi produk yang disimpan melalui penyediaan platform digital dan manajemen operasi warehouse dan membantu mengatur alur keluar masuk pengiriman dan menjaga produk yang disimpan di gudang sehingga kualitas tetap terjaga.
Baca Juga: BGR Logistik Indonesia Raih Penghargaan GPS Improvement Q3 2023 dari Unilever
“Penandatangan kerjasama dengan beberapa perusahaan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan secara tidak langsung dapat memberikan dampak positif bagi revenue (pendapatan) perusahaan” ujar Syailendra.