Pupuk Kaltim Sharing Session ke Insinyur Kimia Terkait Keselamatan Kerja dan Peningkatan Produksi Migas

Iwan Supriyatna Suara.Com
Jum'at, 13 Oktober 2023 | 15:12 WIB
Pupuk Kaltim Sharing Session ke Insinyur Kimia Terkait Keselamatan Kerja dan Peningkatan Produksi Migas
PT Pupuk Kaltim (PKT) melakukan sharing dalam Annual Meeting & EXPO Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia 2023 terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Arifin menjelaskan, dalam roadmap transisi energi, seluruh kebutuhan energi berbasis EBT dari sektor pembangkit listirk akan mencapai sekitar 700 GW, di mana sebanyak 96 persen berasal dari EBT, san sebanyak 4 persen merupakan energi baru berupa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), hidrogen untuk industri industri dan transportasi.

Dari sisi demand, pemerintah mendorong program pemanfaatan kendaraan listrik, kendaraan berbahan bakar biofuel hingga electric home appliance.

“Untuk itu, sarjana teknik kimia punya peran penting dalam pemnafaatan energi alternatif mulai dari energi surya, panas bumi dan nuklir, hidrogen dan kimia, serta pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN) untuk solar dan avtur. Saya berharap sarjana kimia dapat harapkan sarjana berkontribusi siginfikan melalui inovasi dan kreasi dalam menciptakan energi bersih guna mendukung transisi energi Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat,” imbuh Arifin.

Ketua BKKPII yang juga Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Utilitas, Maryono menjelaskan, Annual Meeting merupakan gelaran tahunan yang mempertemukan para insinyur kimia untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan (sharing knowledge) tentang keselamatan kerja atau safety dan bagaimana meningkatkan produksi minyak.

“BKKPII ini adalah wadah atau rumah insinyur kimia untuk sharing knowledge antar dunia praktisi dan regultor. Kalau tahun lalu kita berbicara tentang energi alternatif energi nuklir, tahun ini kita bicara bagaimana meningkatkan produksi minyak, dan tahun depan rasanya kita perlu mulai diskusi tentang krisis lingkungan dan energi transisi,” ujarnya dalam sambutan pembukaan BKKPII Annual Meeting 2023.

Ketua Panitia BKKPII Annual Meeting 2023, Dwi Satriyo Annurogo menambahkan dalam gelaran tahun ini ada 2 tema simposium yang dikupas selama 2 hari di Surabaya, yakni safety dan recovery of oil and gas, serta diiringi dengan gelaran pameran industri kimia dan migas.

“Namun arahan dari Menteri ESDM dan SKK Migas, kita perlu melihat ke depan mengenai transisi green energy industry, dan bagaimana kebutuhan Energi Baru Terbarukan (EBT) ke depan. Sehingga para insinyur kimia bertemu di sini untuk sharing dan diskusi untuk mendukung pemerintah dalam mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari dan 12 mmscfd,” imbuhnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI