“Sijunjung hari ini bukan hanya untuk inspirasi Sumbar, sepertinya inspirasi untuk Indonesia. Apa yang dilakukan Bupati Benny ini merupakan bentuk nyata negara hadir, memastikan warganya memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini yang pertama di pulau Sumatera yang pendaftaran pekerjanya menggunakan dana desa,” jelas Zainudin.
Secara keseluruhan, hingga saat ini jumlah pekerja di Kabupaten Sijunjung sebanyak 31.611, yang terdiri dari pekerja formal (pekerja penerima upah) sebanyak 14.468 dan pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah sebanyak 17.143 atau sudah 41% dari jumlah potensi yang ada.
Menutup kegiatan tersebut, Zainudin menyampaikan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah memiliki kampanye komunikasi Kerja Keras Bebas Cemas Masuk Desa, yang bertujuan untuk meningkatkan awareness dan pemahaman pekerja di desa tentang pentingnya memiliki perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini sudah sejalan dengan harapan presiden. Kita ingin membuat jaring pengaman dan bantalan sosial ekonomi, ketika pekerja mengalami risiko saat bekerja. Pekerja silakan bekerja sekeras mungkin dan seoptimal mungkin, untuk segala risiko dan kecemasan, silakan alihkan kepada kami. BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memastikan setiap pekerja sejahtera,” tutup Zainudin.