Cara PPRE Wujudkan Tata Kelola Perusahaan Baik

Achmad Fauzi Suara.Com
Jum'at, 08 September 2023 | 15:26 WIB
Cara PPRE Wujudkan Tata Kelola Perusahaan Baik
PT PP Presisi Tbk (Presisi.co.id)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - PT PP Presisi Tbk atau PPRE berusaha untuk meningkatkan tata kelola perusahaan dengan baik. Hal ini sebagai upaya agar bisnis bisa berjalan dengan kaidah-kaidah yang telah diterapkan.

Sekretaris Perusahaan PP Presisi, Dyah Novian Tri Hadini mengatakan, salah satu upaya untuk menuju tata kelola baik dengan cara penerapan Governance, Risk dan Compliance atau GRC.

"Kami percaya bahwa penerapan GRC (Governance, Risk dan Compliance) akan mendukung dan meningkatkan kinerja bisnis yang berkelanjutan dan juga sebagai bentuk pertanggungjawaban serta menambah kepercayaan publik," ujarnya yang dikutip, Jumat (8/9/2023).

Dalam kesempatan ini, PP Presisi meraup 2 penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Top GRC Awards 2023 yaitu Top GRC Awards 2023 #Star 4 dan The Most Committed GRC Leader 2023 kepada Direktur Utama Bapak I Gede Upeksa Negara.

Top GRC Awards 2023 #Star 4 merupakan penghargaan bagi Perusahaan yang telah memiliki sistem, infrastruktur, dan implementasi yang terkait dengan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (GCG), Manajemen Risiko, dan Manajemen Kepatuhan, serta pemanfaatan teknologi digital diperusahaannya, berada ditingkat yang sangat Baik, sehingga dapat mendukung keberhasilan implementasi GRC-nya dan peningkatan kinerja bisnis Perusahaan yang berkelanjutan.

"Dengan perolehan penghargaan ini memotivasi PP Presisi untuk terus meningkatkan implementasi GRC dalam proses bisnis Perseroan. PP Presisi akan terus berkomitmen untuk meningkatkan dan mengedepankan penerapan tata kelola, kepatuhan, dan menerapkan risk management dengan sebaik mungkin," kata Dyah

Fokus di Jasa Pertambangan

PP Presisi mulai fokus menggarap konstruksi pada bidang jasa pertambangan. Pada kontruksi jasa pertambangan perseroan akan mengerjakan mining development infrastructure seperti pekerjaan pembangunan dan maintenance jalan hauling dan pembangunan infrastruktur tambang lainnya.

Selain itu, pekerjaan mining contractor yakni mulai dari pengupasan lapisan tanah penutup (overburden) hingga pengangkutan ore nickel (hauling services).

Baca Juga: PPRE Rampungkan Infrastruktur Pertambangan Milik Hengjaya Mineralindo

Untuk tahun 2023, PPRE menargetkan peningkatan kontrak baru pada lini bisnis jasa pertambangan sebagai kontraktor utama yang diproyeksikan mencapai lebih dari 50-60 persen. Angka itu bahkan melebihi pencapaian di tahun lalu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI