Bisnis Skin Care Online Indonesia 'Dikuasai' Produk China

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 15 Agustus 2023 | 10:42 WIB
Bisnis Skin Care Online Indonesia 'Dikuasai' Produk China
Ilustrasi skincare (Pexels/Ron Lach)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

INDEF mencatat bahwa dua produk kecantikan dan perawatan diri dari China, yaitu Skintific dan Originote, telah berhasil mengungguli penjualan merek-merek Indonesia seperti Scarlett dan Ms Glow pada awal tahun 2023. Namun, pada Mei 2022, penjualan dari merek-merek China ini masih sangat jauh tertinggal dibandingkan merek lokal.

Salah satu faktor yang memicu peningkatan penjualan di social commerce adalah kemampuan platform tersebut dalam mengolah data dari aktivitas pengguna di media sosial secara spesifik untuk setiap individu.

Selain itu, faktor lain yang berperan adalah biaya produksi yang lebih rendah di China, sehingga mereka bisa menawarkan produk dengan harga yang lebih terjangkau. Hal ini juga didukung oleh ketidakberadaan regulasi yang khusus mengatur penjualan di platform social commerce.

Mengacu pada data Global Social Market Survey tahun 2021, Izzudin mengungkapkan bahwa sekitar 30 juta orang di Indonesia telah melakukan transaksi daring. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen dilakukan melalui e-Commerce, sedangkan 40 persen melalui media sosial.

Pada tahun 2022, penjualan melalui TikTok di Indonesia mencapai Rp228 miliar, dengan 2 juta UMKM yang berjualan di TikTok Shop Indonesia. Bahkan, platform ini memiliki rencana investasi sebesar 10 miliar dolar AS dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI