Suara.com - Isu absennya bintang sepak bola Lionel Messi dalam FIFA Match Day, Indonesia vs Argentina di Jakarta dinilai tidak menyurutkan semangat para pecinta sepak bola nasional yang sudah membeli tiket untuk hadir.
Terbukti, berdasarkan hasil survei Kurious Indonesia, sebagian besar responden masih menunjukkan minat yang tinggi untuk menyaksikan FIFA Matchday Indonesia vs Argentina, di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, pada 19 Juni nanti.
Platform survei berbasis komunitas online yang dikembangkan Katadata Insight Center itu mencatat sebanyak 89,5% masih tertarik menonton FIFA Matchday Indonesia vs Argentina tersebut. Hanya 10,5% yang menyatakan tidak tertarik lagi.
Pengamat sepak bola nasional, Rony Samloy mengatakan animo masyarakat untuk menonton pertandingan Argentina kontra Timnas Indonesia tidak akan surut meski Messi tidak hadir dalam pertandingan nanti.
Samloy pun mengakui sosok Lionel Messi menjadi alasan masyarakat membeli tiket pertandingan, tetapi ketidakhadiran Messi tidak serta merata mengurangi animo masyarakat untuk menonton.
Sebab, antusias tinggi pecinta sepak bola nasional itu disebabkan karena masih banyak bintang bertabur di La Albiceleste dalam FIFA Matchday nanti.
“Memang benar masyarakat pencinta bola di Tanah Air membeli tiket laga Timnas Indonesia vs Argentina hanya untuk melihat langsung sosok Lionel Messi di lapangan, tapi ketidakhadiran Lionel Messi tidak berpengaruh besar terhadap animo masyarakat Indonesia menonton laga ini,” kata Samloy kepada wartawan, Selasa (13/6).
“Kian besarnya animo masyarakat membeli tiket laga Argentina dan timnas semata-mata karena penasaran dan ingin melihat langsung Lionel Messi dan Timnas Argentina,” sambungnya.
Dikatakan mantan jurnalis olahraga ini, nama besar Timnas Argentina menjadi alasan antusias masyarakat Indonesia membeli tiket pertandingan, apalagi Argentina sendiri baru saja memenangkan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Seperti diketahui, selain Lionel Messi, di Tim Argentina juga masih bertebaran pemain bintang yang ikut merebut trofi Piala Dunia di Qatar 2022 lalu.