PPI, Kemendag dan Duta Besar Mesir Lepas Ekspor Perdana 25 Ton Kopi dengan Skema Imbal Dagang

Iwan Supriyatna Suara.Com
Kamis, 06 April 2023 | 08:51 WIB
PPI, Kemendag dan Duta Besar Mesir Lepas Ekspor Perdana 25 Ton Kopi dengan Skema Imbal Dagang
Pelepasan ekspor kopi ke Mesir sebanyak 25 ton senilai 60.000 USD.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Member of ID Food menjadi Badan Pelaksana Imbal Dagang yang memberangkatkan ekspor kopi ke Mesir sebanyak 25 ton senilai 60.000 USD.

Duta Besar LBBP RI untuk Republik Arab Mesir H.E Lutfi Rauf, turut hadir memberikan sambutan secara daring pada acara tersebut, yang juga dihadiri oleh para pemangku kepentingan lainnya.

Acara pelepasan ekspor kopi tersebut dilepas oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi, Staff Khusus Kementerian Perdagangan Bara Krishna Hasibuan, Duta Besar Mesir untuk Indonesia H.E Ashraf Sultan, dan Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati, di Subang.

Sebelumnya, PPI bersama A to Z for Import & Export Company menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama imbal dagang/counter trade cooperation yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta dan Mesir beberapa waktu yang lalu.

A to Z for Import & Export Company adalah perusahaan yang bergerak di bidang ekspor dan impor di Mesir.

Dalam menjajaki pasar masing-masing, PPI dan A to Z for Import & Export Company sebagai Badan Pelaksana Imbal Dagang di negara masing-masing, menyiapkan produk dan/atau komoditi yang akan diekspor dan/atau diimpor ke Indonesia dan Mesir. Pada Imbal Dagang tahap pertama ini, Indonesia mengirimkan kopi sebanyak 25 ton senilai 60.000 USD dan Mesir mengirimkan kurma sebanyak 50 ton senilai 60.000 USD.

Pada ekspor dengan skema Imbal Dagang kali ini, PPI melibatkan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah untuk melakukan counter trade bersama A to Z For Import & Export Company.

Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati mengungkapkan bahwa ekspor kopi ini dilakukan melalui kerja sama dengan petani lokal yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengekspos potensi komoditi Indonesia untuk memenuhi permintaan kopi di luar negeri.

“Untuk Imbal Dagang kali ini, PPI melibatkan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah yang memproduksi kopi di wilayah Subang, sebagai eksportir sekaligus importir dari Indonesia,” ujar Nina ditulis Kamis (6/4/2023).

Baca Juga: Faktor Anas Urbaningrum Batal Hirup Udara BebasHari Senin, Faktornya Karena Ini, Sahabat Minta Sesuaikan Jadwal

Ke depan, dengan PPI sebagai Badan Pelaksana Imbal Dagang, akan berusaha mengembangkan potensi ekspor lain dari Indonesia ke Mesir dengan skema imbal dagang, dengan didukung pada posisi PPI dalam holding BUMN Pangan ID Food sebagai agregator perdagangan dan logistik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI