Program CO2 Injection adalah tindak lanjut dari Rencana Aksi Presiden Joko Widodo tahun 2016 yang diharapkan dapat meningkatkan cadangan minyak dan gas (migas) hingga 4,6 miliar STB (Stock Tank Barrel) dari 136 lapangan migas di Indonesia.
Selain menguji teknologi baru melalui program injeksi CO2, PetroChina juga melakukan uji coba sistem high performance water-based mud untuk Drilling Campaign 2022 di sumur Gemah-69 dan Panen-D13.
Kegiatan pengeboran sebelumnya menggunakan bahan utama yaitu polimer kalium klorida (KCI). Tapi, karena terjadi kelangkaan polimer KCI yang menyebabkan harga bahan ini terkerek maka PetroChina menguji coba teknologi lain.
Teknologi high performance water-based mud diterapkan untuk menggantikan polimer KCI demi efisiensi anggaran dan mempersingkat waktu kegiatan pengeboran.
Dari pengujian lumpur di Gemah-69, misalnya, diperoleh penghematan anggaran senilai US$ 334.000 sejalan dengan masa operasi yang berhasil dipangkas hingga enam hari. Pengujian serupa di Panen-D13 sukses mempersingkat masa operasi sampai dengan 3,5 hari.
Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), PetroChina berkomitmen mendukung target produksi 1 juta BOPD minyak dan 12 BSCFD gas pada 2030 yang ditetapkan pemerintah. Dukungan ini siap ditempuh perusahaan melalui serangkaian kegiatan eksplorasi, peningkatan produksi, serta pengembangan lapangan.
Sepanjang 2022, PetroChina menuntaskan sepuluh program workover sesuai target dalam Work Program Budget. WP&B ini terdiri dari pekerjaan di enam sumur yang berproduksi, terbukti menyumbang 324 BOPD dann 1,65 MMSCFD gas. Perusahaan bahkan menambah program workover di enam sumur yang kemudian berlanjut menjadi 16 sumur.
PetroChina juga melanjutkan aktivitas well-service melalui penerapan Gas Lift Pack Off (GLPO), Gas Lift, pemeliharaan pompa, wax removal, swabbing, dan penggantian zona / lapisan produksi. Hal ini menyumbang produksi minyak dan kondensat mencapai 1.173 BPD, serta gas sejumlah 2,44 MMSCFD.
Berkaca kepada kinerja sepanjang tahun ini, PetroChina Jabung optimistis mampu berkontribusi lebih di tahun 2023.
Baca Juga: 1,42 juta Liter BBM Disalahgunakan Selama 2022, Paling Banyak Jenis Solar