Selain FastBio-RBD, pada saat yang bersamaan, Bio Farma juga meluncurkan produk lainnya, yaitu berupa Electronic portable cooler dengan nama VaccarBio, atau alat pembawa vaksin elektronik yang ringkas serta mudah untuk digunakan. Alat ini merupakan hasil kolaborasi antara Bio Farma dengan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, yang dibangun sejak tahun 2019 yang lalu.
Produk ini berguna untuk menjaga suhu pengiriman sampel vaksin agar tetap dalam rentang suhu yang dipersyaratkan (2-8 derajat Celcius) sehingga masih sesuai dengan syarat penggunaan produk. VaccarBio sangat tepat digunakan untuk daerah - daerah sulit terjangkau, seperti di daerah pedalaman di Indonesia.
Keunggulan produk ini, bisa menahan suhu lingkungan dengan rentang suhu antara minus 5 derajat celcius hingga 45 derajat celcius dan tahan karat, anti api dan bisa digunakan untuk diluar maupun dalam ruangan dan mampu bertahan selama tujuh jam.
“Vaccar Bio menjadi wadah / pembawa vaksin, yang sudah terstandarisasi dan lulus uji validasi oleh lab Bio Farma, dengan pengaturan suhu aktif, dalam jangka waktu yang lama. Dan VaccarBio ini, dapat menjawab tantangan geografis di Indonesia, dalam hal pendis tribusian vaksin," pungkas Mahsun.
Sehingga dengan demikian, VaccarBio bisa menjadi kekuatan dan harapan baru, dalam memberikan perlindungan ke seluruh wilayah Indonesia, dan menjadi komponen rantai dingin sejak dari Bio Farma, hingga di gunakan oleh masyarakat.