Suara.com - Sejumlah faktor yang diduga kuat menjadi penyebab kebangkrutan bursa kripto FTX perlahan terungkap ke permukaan. Salah satunya manajemen perusahaan yang tidak profesional dalam mengambil kebijakan.
Hal ini berkaitan dengan pendiri FTX yakni Sam Bankman-Fried yang dianggap aneh lantaran melibatkan hubungan pribadinya dalam kebijakan perusahaan yang vital.
Salah satunya yang belum lama terjadi, Decrypt melaporkan, Sam Bankman-Fried mendiskusikan terkait pengoperasian FTX dengan perusahaan perdagangan Alameda Research bersama dengan 10 orang rekannya.
Lucunya, 10 rekan tersebut tinggal bersama Sam Bankman-Fried di sebuah rumah mewah seharga US$30 juta di Bahama.
Mengutip dari Coindesk, 10 orang termasuk Sam Bankman-Fried memiliki hubungan asmara satu sama lain yang mengindikasikan polycule, yaitu asmara yang melibatkan banyak orang yang mengarah ke hubungan seksual. Atau bisa dianggap sebagai saling berhubungan seksual satu sama lain.
Alemada, berdasarkan NY Post, secara rutin dan terkesan tergesa-gesa melakukan investasi pada token yang diterbitkan FTX hanya berdasarkan pada keputusan sepihak internal.
Alemada juga dilaporkan mengambil aset dari akun investor FTX tanpa sepengetahuan mereka.
CEO Alemada Research adalah Caroline Ellison, mantan kekasih Sam Bankman-Fried yang beberapa kali putus nyambung hingga diisukan memiliki hubungan khusus.
Blog pribadi Caroline Ellison memperlihatkan dirinya cenderung memiliki keyakinan pada hubungan yang melibatkan banyak orang, ia juga tertarik pada perbedaan ras manusia dan mendalami keterkaitan antara kripto sebagai skema penipuan.
Baca Juga: Bursa Kripto Singapura Terdampak Kebangkrutan FTX, Indonesia Menyusul?
Akun Tumblr bernama "Fake Charity Nerd Girl" dan "worldoptimization" yang aktif dari tahun 2014 silam diketahui memiliki kesamaan dengan identitas Ellison. Dari akun yang saat ini telah hilang itu, ia mengungkapkan aktivitas seksual di kediaman Sam Bankman-Fried bersama 10 orang rekannya di Bahama.