Dampak Positif Negatif TIK untuk Dunia Bisnis

Iwan Supriyatna Suara.Com
Rabu, 16 November 2022 | 17:25 WIB
Dampak Positif Negatif TIK untuk Dunia Bisnis
Ilustrasi teknologi smartphone (Brightsideinspiration)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Layanan WhatsApp mengalami gangguan beberapa pekan yang lalu. Selama tumbang, pengguna WhatsApp tidak bisa berkirim pesan, baik teks maupun format media (foto, video, stiker, audio). WhatsApp down terpantau terjadi selama kurang lebih dari 2 jam.

Tidak hanya itu, layanan Instagram juga mengalami gangguan pada Senin (31/10/2022) malam. Pengguna mengeluh akun Instagram mendadak terkena suspend (ditangguhkan) tanpa penyebab pasti. Perwakilan Meta telah mengungkapkan penyebab tumbangnya masing - masing layanan karena adanya kesalahan teknis di sistem mereka. Kedua kejadian itu menimbulkan reaksi yang masif di linimasa.

Hal tersebut menandakan tingginya ketergantungan masyarakat akan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) baik dari sisi bisnis maupun sosial. Bagi pebisnis yang mengandalkan WhatsApp dan Instagram untuk usaha mereka, gangguan seperti ini menimbulkan kerugian yang cukup besar.

Bagi para pengiklan, mereka tidak dapat menjangkau pelanggan potensial yang berdampak terhadap angka penjualan, sedangkan bagi brand yang mengandalkan postingan di Instagram, mereka tidak bisa menawarkan produknya hingga mengakibatkan kerugian yang cukup besar, belum lagi koordinasi dan komunikasi pekerjaan yang terputus bagi mereka yang mengandalkan WhatsApp.

Dengan perkembangan digital saat ini, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberi kemampuan komunikasi baru bagi masyarakat. TIK sendiri merupakan semua teknologi dan layanan yang terlibat dalam komunikasi, manajemen data, penyediaan telekomunikasi, dan internet.

Dalam transaksi dan interaksi ekonomi, sosial, dan interpersonal, TIK telah mengubah cara orang bekerja, berkomunikasi, belajar, dan hidup secara drastis. Misalnya, komputer yang dapat menjawab telepon dan mengarahkan panggilan ke individu yang tepat untuk merespons, dan sekarang robot tidak hanya dapat menjawab panggilan, tetapi seringkali dapat menangani permintaan layanan telepon dengan lebih cepat dan efisien.

TIK juga tentu memiliki dampak positif dalam pembangunan ekonomi dan pertumbuhan bisnis, contohnya penggunaan TIK telah membuat pengembangan dan pengiriman berbagai teknologi memudahkan untuk pengusaha dan konsumen mereka, sekaligus memberikan peluang pasar baru, sehingga penggunaan TIK semakin banyak dimanfaatkan di berbagai bidang industri, seperti dalam bidang pendidikan, perbankan, kesehatan, pemerintahan, sains teknik, dan transportasi.

Melihat kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan teknologi digital bukan berarti penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam bisnis tidak memiliki dampak negatif.

Johanna Gani, CEO Grant Thornton Indonesia mengatakan “Teknologi informasi mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir, bahkan pandemi semakin mendorong inovasi teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung adaptasi bisnis agar tetap berjalan. Namun pelaku bisnis juga perlu memahami bahwa tingginya ketergantungan bisnis akan teknologi tentu juga memiliki risiko yang membawa membawa dampak negatif akan usaha mereka.”

Baca Juga: Bantah Kliennya Menipu Jessica Iskandar Rp9,8 Miliar, Pengacara Steven: Masing-masing Masukin Uang

Grant Thornton Indonesia merangkum beberapa potensi risiko dampak negatif TIK pada bisnis yang perlu diwaspadai sebagai berikut:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI