Investor Institusi Indonesia Gencar Cari Alternatif Investasi, CEO Adhya Group: Kuncinya Jangan Takut Belajar Lagi

Iwan Supriyatna Suara.Com
Senin, 31 Oktober 2022 | 14:09 WIB
Investor Institusi Indonesia Gencar Cari Alternatif Investasi, CEO Adhya Group: Kuncinya Jangan Takut Belajar Lagi
Ilustrasi investasi. (Pexels.com)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pasca melandainya angka pandemi COVID-19 secara global, pekerjaan berikutnya bagi setiap pemerintah negara adalah merancang strategi untuk pemulihan ekonomi.

Di Indonesia, langkah pemulihan ekonomi dan persiapan untuk menghadapi gelombang resesi juga dilakukan, salah satunya dengan mendorong kewirausahaan dan penguatan sektor ekonomi kreatif.

Tantangan ini disambut positif oleh CEO Adhya Group Ricky Wijaya. Pengusaha asal Tebing Tinggi ini menilai, iklim bisnis di Indonesia saat ini masih sangat positif untuk dieksplorasi. Hal ini terlihat dari geliat bisnis Adhya Group mulai dari property, hospitality, F&B, sampai creative, entertainment, dan media.

“Kuncinya adalah selalu peka pada kebutuhan pasar, dan jangan takut untuk untuk membuka diri, belajar lagi pada hal baru di luar bidang usaha konvensional. Ini pula yang melandasi Adhya Group untuk berinvestasi di sektor ekonomi kreatif, meskipun core usaha kami sangat kental di bidang manufaktur, konstruksi, dan pengadaan produk,” kata Ricky.

Sejak 2019, Adhya Group mantap merambah ke dunia entertainment dengan berbagai genre mulai dari Studio IP, pengembangan dan komersial, merchandise, animasi dan visual effect studio.

Di bidang F&B, Ricky Wijaya menyebutkan saat ini telah memiliki lebih dari 40 outlet kuliner dan restoran yang tersebar di kota Jakarta, Medan, Bandung dan Bali. Beberapa merek yang akrab di kalangan generasi muda seperti ‘Filosofi Kopi’ dan ‘Damn! I Love Indonesia’ adalah salah satu merek dimana Adhya Group juga menaruh investasi.

Aksi ekspansi bisnis oleh grup perusahaan di Indonesia tengah ramai dilakukan oleh banyak pelaku usaha. CEO Jagartha Advisors FX Iwan, menyebutkan, keunikan Adhya Group berada pada keberaniannya untuk melangkah di luar zona nyaman.

“Pengusaha atau investor skala besar di Indonesia biasanya memiliki portofolio investasi yang cenderung konservatif, dan cenderung familiar bagi mereka. Bisa jadi karena mereka sebagai konsumen, atau memiliki ilmu di bisnis tersebut. Namun, Adhya Group cukup berani untuk mengambil visi yang ambisius dengan menjelajah banyak sektor dan pilihan kota yang jadi basis operasionalnya,“ tuturnya.

Menurut Iwan, Adhya Group jeli memilih tipe brand dan bisnis yang tengah diminati masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.

Baca Juga: Atta Halilintar Memilih Diam Soal Kasus Robot Trading Net89 yang Menyeret Namanya

“Aksi seperti ini sangat strategis dilakukan pelaku usaha, sebab, semakin besar cakupan konsumen yang ditarget, maka semakin besar valuasi grup dan pergerakan trend konsumen juga bisa jadi bekal grup usaha untuk memetakan rencana ekspansi berikutnya,” ucapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI